Petani Timun Suri Ciranji: Tantangan Cuaca dan Ramadan

  • 10 Mar 2025 16:07 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Sekitar 50% warga Kampung Ciranji, Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, berprofesi sebagai petani timun suri. Salah satunya adalah Oman Sukun (50), yang telah menekuni profesi ini selama lima tahun terakhir.

"Ada kendala, seperti gagal panen hingga empat kali akibat cuaca buruk," ujarnya, Senin (10/3/2025).

Ia menambahkan bahwa hasil panen tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu, juga karena faktor cuaca.

"Tahun lalu bisa mencapai 7 kuintal per panen, sekarang paling hanya 2 kuintal," kata Oman.

Timun suri hasil panennya dikirim ke sejumlah pedagang di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).

Menjelang Ramadan, banyak warga yang beralih menjadi petani timun suri untuk memenuhi permintaan pasar. "Biasanya, kalau bukan bulan puasa, kami bertani padi, palawija, atau kacang panjang," jelasnya.

Oman mengungkapkan, menanam timun suri, terutama menjelang Ramadan, telah menjadi semacam hobi bagi para petani di sana, terlepas dari untung atau rugi yang didapat.

"Meskipun ada risiko gagal panen, menanam timun suri menjelang Ramadan sudah menjadi kebiasaan dan semacam hobi bagi kami," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....