Dominasi Spanyol di Piala Dunia 2026 Tercermin dari Statistik Gemilang

  • 20 Jul 2026 20:06 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 dengan rekor 38 laga tanpa kalah, tujuh kemenangan beruntun, dan hanya sekali kebobolan sepanjang turnamen.
  • Rodri memecahkan rekor 790 operan, Lamine Yamal menjadi raja dribel, sementara Unai Simon mencatat tujuh clean sheet dalam delapan laga.
  • Produktivitas 14 gol, lima gol Mikel Oyarzabal, dan gol penentu Ferran Torres menjadi kunci keberhasilan Spanyol meraih gelar juara dunia.

RRI.CO.ID, Bogor - Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya ditandai dengan keberhasilan mengangkat trofi usai mengalahkan Argentina pada laga final di New York New Jersey Stadium, Senin, 20 Juli 2026, pagi WIB. Gelar tersebut juga diiringi sederet catatan statistik yang menegaskan dominasi La Roja sepanjang turnamen.

Tim Matador tampil konsisten sejak fase grup hingga partai puncak dengan memperlihatkan performa impresif di setiap pertandingan. Berkat penampilan tersebut, Spanyol berhasil menciptakan sejumlah rekor baru yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu juara paling dominan dalam sejarah Piala Dunia.

Salah satu pencapaian paling menonjol datang dari gelandang Rodri yang mencatatkan 790 operan selama turnamen. Jumlah tersebut menjadi rekor operan terbanyak yang pernah dibukukan seorang pemain dalam satu edisi Piala Dunia, melampaui rekornya sendiri pada edisi 2022.

Di sektor pertahanan, Marc Cucurella dan Pau Cubarsi menjadi pemain lapangan dengan menit bermain terbanyak, yakni 750 menit. Konsistensi keduanya turut menjadi fondasi kokohnya lini belakang Spanyol sepanjang kompetisi.

Performa impresif juga diperlihatkan Mikel Oyarzabal yang menjadi pemain dengan tekanan terhadap lawan paling efektif. Penyerang berusia 29 tahun itu memaksa lawan kehilangan bola sebanyak 58 kali, sekaligus menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam menyerang, tetapi juga saat bertahan.

Keberhasilan menundukkan Argentina di partai final memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan. Catatan tersebut menjadi rekor baru sepak bola internasional putra, melewati torehan Italia yang sebelumnya mencatat 37 laga tanpa kekalahan.

Bintang muda Lamine Yamal kembali mencuri perhatian sepanjang turnamen. Pemain berusia 19 tahun itu sukses mencatatkan 35 dribel sukses, terbanyak di Piala Dunia 2026, sekaligus masuk daftar pemain termuda yang pernah meraih gelar juara dunia.

Produktivitas Spanyol juga menjadi sorotan setelah mampu mencetak 14 gol sepanjang turnamen. Torehan tersebut menjadi rekor baru bagi Spanyol di ajang Piala Dunia dan jauh melampaui pencapaian mereka saat menjuarai turnamen pada 2010.

Di bawah mistar gawang, Unai Simon tampil luar biasa dengan membukukan tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan. Ia juga mencatat rekor baru tidak kebobolan selama 650 menit di Piala Dunia, menjadikannya salah satu kiper paling dominan dalam sejarah turnamen.

Ketajaman lini depan semakin lengkap lewat kontribusi Mikel Oyarzabal yang mengemas lima gol, menyamai rekor pencetak gol terbanyak Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia. Sementara itu, Ferran Torres mengukir sejarah sebagai pemain pengganti kedua yang berhasil mencetak gol penentu kemenangan di final Piala Dunia.

Spanyol menutup perjalanan menuju gelar juara dengan tujuh kemenangan beruntun dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Kombinasi produktivitas, pertahanan yang solid, serta konsistensi permainan menjadikan kampanye La Roja di Piala Dunia 2026 sebagai salah satu yang paling mengesankan dalam sejarah sepak bola dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....