Isu Wasit dan Politik Bayangi Persiapan Piala Dunia 2026

  • 11 Jun 2026 11:55 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada 11 Juni 2026, FIFA kembali menghadapi kontroversi setelah seorang wasit asal Somalia gagal memasuki Amerika Serikat. Peristiwa tersebut menambah daftar isu nonteknis yang membayangi turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.

Berdasarkan kabar dari AFP, wasit Somalia, Omar Abdulkadir Artan, dilaporkan ditolak masuk saat tiba di Miami pada akhir pekan lalu. Otoritas imigrasi Amerika Serikat mengambil keputusan tersebut setelah muncul pertimbangan terkait aspek keamanan.

Akibat keputusan itu, FIFA memastikan Artan tidak akan menjadi bagian dari perangkat pertandingan selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Kasus tersebut memicu perhatian publik karena terjadi hanya beberapa hari sebelum turnamen resmi dimulai.

Di tengah polemik tersebut, FIFA berupaya meredam situasi dengan menegaskan bahwa tidak semua faktor yang memengaruhi penyelenggaraan turnamen berada di bawah kendali organisasi. Federasi sepak bola dunia itu memilih fokus pada upaya menjaga kelancaran kompetisi yang akan digelar di tiga negara tuan rumah.

Selain persoalan wasit Somalia, perhatian juga tertuju pada keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026. Kehadiran tim tersebut dinilai menjadi pencapaian tersendiri mengingat situasi hubungan yang rumit antara Iran dan Amerika Serikat.

Meski berbagai tantangan diplomatik dan administratif sempat menimbulkan keraguan, Iran akhirnya tetap dapat berpartisipasi dalam turnamen. Keberhasilan itu menunjukkan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga global sering kali melibatkan proses yang lebih kompleks dari sekadar urusan di lapangan.

Di sisi lain, hubungan dekat Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menjadi bahan pembicaraan menjelang kick-off. Trump bahkan dikabarkan berencana menghadiri sejumlah pertandingan, menandakan besarnya perhatian pemerintah Amerika Serikat terhadap suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....