Menjelang Kick-Off Piala Dunia 2026, FIFA Hadapi Kritik soal Tiket dan Visa
- 11 Jun 2026 11:23 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Piala Dunia 2026 resmi akan dimulai dalam hitungan jam, namun berbagai kontroversi telah lebih dulu mengiringi persiapan turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Sorotan utama datang dari tingginya harga tiket dan sejumlah persoalan terkait kebijakan visa di Amerika Serikat.
Menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, pada 11 Juni 2026, Presiden FIFA Gianni Infantino angkat bicara mengenai sejumlah kritik yang mengemuka terhadap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, FIFA telah melakukan berbagai langkah untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana di tengah beragam tantangan yang dihadapi.
Piala Dunia 2026 menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta. Turnamen ini juga untuk pertama kalinya digelar secara bersama oleh tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Dalam beberapa pekan terakhir, harga tiket menjadi salah satu isu yang paling banyak diperbincangkan. Sebagian tiket pertandingan dilaporkan mencapai puluhan ribu dolar Amerika Serikat, sehingga memunculkan kritik dari para penggemar yang menilai akses untuk menyaksikan langsung pertandingan menjadi semakin mahal.
FIFA menilai penetapan harga tersebut masih berada dalam batas yang wajar jika dibandingkan dengan berbagai ajang olahraga besar lainnya di Amerika Utara. Organisasi sepak bola dunia itu juga menyoroti keberadaan tiket dengan harga yang jauh lebih terjangkau bagi para penonton.
Selain persoalan tiket, perhatian publik juga tertuju pada kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang berdampak pada beberapa pihak yang terkait dengan turnamen. Sejumlah individu, termasuk ofisial dan suporter dari beberapa negara, dilaporkan mengalami kendala untuk memasuki wilayah AS menjelang berlangsungnya kompetisi.
Meski berbagai kritik terus bermunculan, FIFA tetap optimistis bahwa Piala Dunia 2026 akan berlangsung sukses dan menjadi salah satu edisi paling bersejarah. Antusiasme jutaan penggemar di seluruh dunia diharapkan mampu mengalihkan perhatian dari kontroversi yang muncul menjelang kick-off turnamen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....