Sejarah Unik Piala Dunia, Juara Bertahan Sering Gagal di Laga Perdana
- 23 Mei 2026 14:08 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Laga pembuka FIFA World Cup tidak selalu menjadi momen manis bagi tim juara bertahan. Mengutip arsip sejarah FIFA pada Jumat, 22 Mei 2026, para pemegang gelar juara dunia sempat mengalami periode panjang tanpa kemenangan pada pertandingan pertama mereka di putaran final Piala Dunia.
Tradisi mempertemukan juara bertahan di laga pembuka mulai diterapkan pada 1974 FIFA World Cup yang berlangsung di Jerman Barat. Mengutip data FIFA, Brasil yang datang dengan status juara edisi 1970 gagal meraih kemenangan usai ditahan Yugoslavia dengan skor 0-0 pada pertandingan pembuka turnamen tersebut.
Hasil kurang memuaskan kembali dialami juara bertahan pada edisi berikutnya. Mengutip catatan FIFA, Jerman Barat yang tampil sebagai juara bertahan di 1978 FIFA World Cup juga harus puas bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Polandia di laga pembuka.
Kutukan bagi sang juara bahkan semakin terasa pada 1982 FIFA World Cup. Argentina yang datang sebagai juara bertahan justru tumbang 0-1 dari Belgia. Kekalahan tersebut menjadi salah satu kejutan besar pada awal turnamen saat itu.
Empat tahun berselang, Italia yang berstatus juara bertahan di 1986 FIFA World Cup juga gagal memulai turnamen dengan kemenangan setelah ditahan Bulgaria. Situasi serupa kembali terjadi di 1990 FIFA World Cup ketika Argentina secara mengejutkan kalah 0-1 dari Kamerun.
Mengutip sejarah FIFA, kekalahan Argentina dari Kamerun hingga kini masih dikenang sebagai salah satu hasil paling mengejutkan dalam sejarah pertandingan pembuka Piala Dunia. Kamerun yang saat itu tidak diunggulkan mampu menumbangkan sang juara bertahan lewat permainan disiplin dan penuh determinasi.
Setelah hampir dua dekade tanpa kemenangan juara bertahan di laga pembuka, kebuntuan akhirnya pecah pada 1994 FIFA World Cup di Amerika Serikat. Mengutip catatan FIFA, Jerman berhasil mengalahkan Bolivia 1-0 melalui gol tunggal Jürgen Klinsmann di Chicago.
Kemenangan Jerman tersebut seolah mengakhiri kutukan panjang yang melekat pada juara bertahan. Empat tahun kemudian, Brasil sukses melanjutkan tren positif setelah menaklukkan Skotlandia dengan skor 2-1 pada laga pembuka 1998 FIFA World Cup di Saint-Denis, Prancis.
Namun, kejutan kembali hadir pada 2002 FIFA World Cup yang berlangsung di Korea Selatan dan Jepang. Mengutip data FIFA, Prancis sebagai juara bertahan secara mengejutkan kalah 0-1 dari Senegal pada laga pembuka. Kekalahan itu menjadi salah satu cerita terbesar dalam sejarah Piala Dunia modern.
Setelah edisi 2002, FIFA kemudian mengubah tradisi pertandingan pembuka. Negara tuan rumah mulai mendapat kehormatan tampil pada laga pertama turnamen, menggantikan posisi juara bertahan yang sebelumnya selalu membuka kompetisi sejak 1974.
Kini perhatian pencinta sepak bola dunia tertuju pada 2026 FIFA World Cup. Mengutip jadwal resmi FIFA, pertandingan pembuka turnamen nanti akan mempertemukan Mexico menghadapi Africa Selatan di Mexico City Stadium, dalam laga yang diprediksi kembali menghadirkan cerita baru di panggung sepak bola dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....