Cedera Havertz Picu Kekhawatiran Jerman jelang Piala Dunia 2026
- 26 Apr 2026 16:35 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Kekhawatiran mulai menyelimuti kubu Tim Nasional Jerman menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Pasalnya, salah satu andalan mereka, Kai Havertz, mengalami cedera saat membela klubnya, Arsenal pada hari Sabtu, 25 April 2026, di Emirates Stadium.
Insiden itu terjadi dalam laga melawan Newcastle United, di mana Havertz harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Ia hanya bermain selama 32 menit sebelum akhirnya ditarik keluar setelah terlihat kesakitan dan membutuhkan penanganan medis.
Situasi tersebut langsung menimbulkan kekhawatiran, terutama karena waktu menuju Piala Dunia yang semakin dekat. Ekspresi frustrasi tampak jelas saat Havertz berjalan meninggalkan lapangan di Emirates Stadium, didampingi tim medis menuju ruang perawatan.
Bagi Havertz, cedera ini menjadi momen yang sangat tidak menguntungkan. Ia baru saja pulih dari cedera panjang dan mulai menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya. Namun, cedera terbaru ini berpotensi menghambat momentum tersebut.
Tak hanya Arsenal yang dibuat cemas menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, pelatih Jerman Julian Nagelsmann juga menghadapi dilema besar. Havertz selama ini menjadi bagian penting dalam skema permainan tim, termasuk dalam beberapa laga uji coba terakhir.
Bahkan, pemain berusia 26 tahun itu sempat mencetak gol penting saat Jerman meraih kemenangan atas Ghana dalam laga persahabatan sebelumnya. Perannya di lini depan membuatnya menjadi salah satu figur kunci yang diandalkan.
Kondisi ini semakin memperburuk situasi Jerman, mengingat sebelumnya mereka sudah kehilangan Serge Gnabry yang dipastikan absen di Piala Dunia. Jika Havertz juga harus menepi, kekuatan lini serang Jerman jelas akan tergerus signifikan.
Kini, semua pihak menantikan hasil diagnosis medis yang akan menentukan langkah selanjutnya. Dengan waktu yang semakin sempit, Jerman berharap cedera Havertz tidak terlalu serius agar ia tetap bisa tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....