Jangan Lalai Lakukan Perawatan Rutin Motor CC Besar!
- 06 Okt 2025 21:50 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor: Motor berkapasitas mesin besar atau sering disebut motor racing kini semakin digemari di Indonesia. Suara garang, desain agresif, dan performa tinggi menjadi daya tarik utama para pecinta kecepatan. Namun, di balik tampilannya yang gagah, merawat motor dengan kapasitas mesin besar bukan perkara mudah. Perlu perhatian ekstra agar performa tetap maksimal dan mesin awet:
- Perawatan Lebih Teliti, Bukan Lebih Sulit
Banyak yang mengira motor racing atau superbike sulit dirawat karena teknologinya rumit. Padahal, menurut para mekanik, kuncinya ada pada kedisiplinan. Mesin ber-CC besar bekerja pada tekanan tinggi, sehingga butuh perawatan rutin dengan jadwal yang lebih ketat dibanding motor harian.
“Motor besar itu sensitif. Bukan berarti rewel, tapi semua komponennya harus bekerja presisi. Kalau telat ganti oli atau salah jenis pelumas, dampaknya bisa langsung terasa,” ujar Alpin, mekanik bengkel motor di Kota Bogor, Senin (6/10/2025).
Oli pada motor berkapasitas di atas 600 cc, misalnya, sebaiknya diganti setiap 2.000–3.000 kilometer, tergantung gaya berkendara. Penggunaan oli berkualitas tinggi dengan tingkat viskositas sesuai rekomendasi pabrikan menjadi hal wajib.
- Perhatikan Sistem Pendingin dan Bahan Bakar
Motor racing modern biasanya sudah dilengkapi sistem pendingin cair. Namun, banyak pemilik lupa memeriksa kondisi radiator dan cairan pendinginnya. Padahal, overheat bisa menjadi musuh utama mesin besar.
“Cek coolant minimal sebulan sekali dan pastikan kipas radiator berfungsi normal,” tambah Alpin.
Selain itu, penggunaan bahan bakar dengan oktan tinggi juga wajib. Mesin berkompresi tinggi membutuhkan BBM minimal RON 95 agar pembakaran sempurna dan tenaga tetap stabil. Pemakaian bahan bakar yang tidak sesuai bisa menyebabkan knocking dan merusak komponen mesin dalam jangka panjang.
- Rawat Rantai dan Rem, Jangan Abaikan Detail
Selain mesin, bagian lain yang sering diabaikan adalah rantai dan sistem pengereman. Torsi besar pada motor racing membuat rantai bekerja ekstra keras. Maka, pelumasan dan penyetelan rutin sangat penting agar tidak mudah kendur.
Begitu juga dengan rem. Gunakan cairan rem (brake fluid) yang direkomendasikan pabrikan dan ganti secara berkala setiap enam bulan.
- Kiat Hemat untuk Pemilik Motor Besar
Bagi pemilik motor racing, biaya perawatan memang lebih tinggi dibanding motor biasa. Namun, ada cara agar tidak boros. Lakukan servis di bengkel resmi atau mekanik yang memahami karakter mesin besar, hindari modifikasi berlebihan, dan simpan motor di tempat bersuhu stabil agar komponen tidak cepat aus.
Terakhir, pastikan motor dijalankan secara rutin. Mesin ber-CC besar yang jarang dipanaskan justru lebih cepat rusak karena pelumas tidak tersebar merata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....