Cedera Akibat Kecelakaan Jorge Martin Absen Tes Buriram

  • 09 Feb 2025 09:57 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Pembalap Aprilia, Jorge Martin, dipastikan akan absen dalam tes MotoGP 2025 yang akan digelar di Sirkuit Buriram, Thailand, pada 12-13 Februari mendatang. Martin, yang mengalami kecelakaan serius pada hari kedua tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, masih dalam proses pemulihan akibat cedera yang dialaminya.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi Aprilia, tim mengonfirmasi keputusan tersebut, dengan tujuan agar Martin bisa memfokuskan diri pada pemulihan dan siap bertanding pada seri pembuka MotoGP 2025 yang akan diadakan di Thailand pada 28 Februari hingga 2 Maret nanti.

"@89jorgemartin akan absen dalam #BuriramTest untuk fokus pada pemulihannya dan persiapan untuk MotoGP Thailand," tulis Aprilia dalam unggahannya, menambahkan seruan untuk mendoakan kesembuhan sang pembalap.

Kecelakaan yang menimpa Martin saat tes di Sepang membuatnya harus menjalani perawatan intensif. Ia mengalami highside yang menyebabkan patah tulang pada tangan dan kaki. Dikutip dari GPOne, Martin menderita patah pada ujung metakarpal kelima di tangannya serta patah pada tiga tulang di kaki kiri, yaitu metatarsal ke-3, ke-4, dan ke-5.

Setelah menjalani operasi pada Jumat (7/2) di Klinik Dexeus, Barcelona, Jorge Martin kini berada di rumahnya di Andorra, Spanyol, untuk fokus pada pemulihan lebih lanjut. Meskipun absen dalam tes Buriram, Martin berharap dapat pulih tepat waktu dan siap kembali berlomba di seri pembuka di Thailand.

Kecelakaan yang menimpa Martin juga memicu perseteruan antara tim Aprilia dan pemasok ban, Michelin. Pihak Michelin menyebutkan adanya perbedaan suhu yang signifikan antara suhu internal dan eksternal ban, yaitu sebesar 15 derajat Celsius, yang mereka klaim menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Hal ini memicu kritik dari CEO Aprilia, Massimo Rivola, yang meminta pertemuan dengan Michelin untuk membahas masalah ini lebih lanjut demi keselamatan pembalap di masa depan.

Keputusan Jorge Martin untuk absen sementara di tes Buriram menunjukkan bahwa fokus utama saat ini adalah pemulihan cederanya. Semua pihak berharap ia dapat kembali dengan kondisi terbaiknya untuk menghadapi tantangan musim MotoGP 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....