Mengapa Tenis Punya Sistem Skornya Sendiri? Begini Penjelasannya!
- 22 Nov 2025 11:47 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor: Bagi para penggemar tenis, urutan skor 15, 30, 40, dan "Deuce" adalah hal yang lumrah. Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa cabang olahraga elegan ini memiliki sistem perhitungan yang begitu unik dan tidak konvensional, jauh berbeda dari angka 1, 2, 3, atau poin biasa? Jawabannya membawa kita kembali ke masa lampau, di mana tradisi dan praktik kuno membentuk olahraga modern.
Asal-usul sistem skor tenis ini tidak memiliki catatan pasti, namun ada beberapa teori yang paling populer dan diterima secara luas:
1. Pengaruh Jam dan Angka Kuartal
Teori yang paling banyak dipercaya adalah bahwa sistem skor tenis berasal dari penggunaan jam besar. Pada zaman dahulu, skor mungkin dilacak dengan memutar jarum jam pada dial yang dibagi menjadi empat bagian (kuartal). Setiap kali pemain mencetak poin, jarum jam akan bergerak seperempat putaran.
- Poin pertama: jarum bergerak ke angka 15.
- Poin kedua: jarum bergerak ke angka 30.
- Poin ketiga: jarum bergerak ke angka 45.
Namun, seiring waktu, angka 45 diubah menjadi 40. Beberapa sejarawan menduga perubahan ini terjadi karena alasan praktis. Angka "40" lebih mudah diucapkan dan lebih cepat disampaikan oleh wasit atau pemain. Ada juga teori yang mengatakan bahwa "40" digunakan untuk membedakannya dari "15" atau "30" jika diucapkan dengan cepat dalam keramaian.
2. Berasal dari Permainan Prancis Kuno: Jeu de Paume
Tenis modern dipercaya berevolusi dari permainan bola tangan Prancis abad pertengahan yang disebut Jeu de Paume. Dalam permainan ini, lapangan mungkin diukur dalam unit 15 kaki. Saat pemain mencetak poin, mereka akan maju sejauh 15 kaki, lalu 30 kaki, dan akhirnya 45 kaki ke depan lapangan. Namun, seperti pada teori jam, angka 45 kemudian berubah menjadi 40.
3. Sistem Taruhan dan Keuangan
Teori lain menyarankan bahwa sistem skor ini mungkin terkait dengan praktik taruhan pada zaman dulu. Ada kemungkinan bahwa 15 adalah nilai terendah yang mudah untuk ditaruhkan, dan kelipatannya (30, 45) mengikuti logika tersebut. Namun, teori ini kurang memiliki bukti historis yang kuat dibandingkan dengan dua teori sebelumnya.
Deuce dan Keunggulan (Advantage)
Bagaimana dengan "Deuce" dan "Advantage"? Kata "Deuce" diyakini berasal dari kata Prancis "à deux le jeu", yang berarti "milik keduanya" atau "untuk dua," yang mengindikasikan bahwa kedua pemain membutuhkan dua poin berturut-turut untuk memenangkan gim.
Sementara itu, "Advantage" adalah poin yang diperoleh setelah Deuce, memberikan pemain tersebut kesempatan untuk memenangkan gim jika ia mencetak poin berikutnya. Jika pemain lawan berhasil mencetak poin kembali, skor akan kembali ke Deuce.
Meskipun asal-usul pastinya mungkin tetap menjadi misteri yang terselimuti waktu, sistem skor 15-30-40 (dan Deuce) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas tenis. Ini adalah pengingat bahwa di balik setiap pukulan forehand dan backhand yang presisi, terdapat warisan panjang yang menambah kedalaman dan keunikan pada olahraga yang kita cintai ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....