Festival Pencak Silat Cimande: Lestarikan Warisan Budaya Bogor

  • 06 Sep 2025 21:17 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), bersama Pusat Pencak Silat Aliran Cimande (PPSAC), sukses menyelenggarakan Festival dan Kejuaraan Pencak Silat Cimande tingkat Kabupaten Bogor. Ajang yang memperebutkan Piala Bupati Bogor ini, ditutup dengan sarasehan budaya dan tradisi Ngabungbang 14 Mulud Cimandean di Padepokan Silat Cimande, Kecamatan Caringin, Sabtu (6/9/2025).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa silat Cimande merupakan seni bela diri tertua di Indonesia yang lahir di Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, Bumi Tegar Beriman memiliki sejarah panjang dalam perkembangan beladiri silat tertua di Indonesia.

"Kami bangga bahwa Kabupaten Bogor menjadi daerah asal salah satu beladiri silat tertua di Indonesia, yaitu Silat Aliran Cimande, yang sudah ada sejak abad ke-16 hingga 17 Masehi. Menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab kami sebagai pemerintah daerah," ujar Rudy Susmanto.

Rudy Susmanto menambahkan, Festival Pencak Silat tingkat Kabupaten Bogor dan kejuaraan silat yang memperebutkan piala bupati adalah upaya Pemkab Bogor untuk menjaga, merawat, dan memperkenalkan Silat Cimande kepada masyarakat luas.

Ia berharap, silat Cimande dapat menjadi ekstrakurikuler di sekolah-sekolah, sehingga lebih dikenal dan dipelajari di seluruh wilayah Bogor.

“Kami ingin silat Cimande, sebagai budaya dan beladiri asli Kabupaten Bogor, dapat dipelajari oleh semua generasi. Nantinya, guru dari Cimande dapat melatih siswa di sekolah. Selain sebagai beladiri, silat Cimande juga dapat menjadi kegiatan olahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh," jelasnya.

Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat, pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan informasi lengkap tentang silat Cimande, mulai dari sejarah hingga prestasi-prestasinya.

“Untuk sejarah dan cerita kemasyhuran Cimande, kami juga menggelar acara sarasehan pencak silat aliran Cimande," tambahnya.

Plt. Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Ria Marlisa, menjelaskan bahwa festival dan sarasehan pencak silat Cimande sudah menjadi agenda tahunan. Tahun ini, selain piala dan piagam penghargaan, juara umum juga mendapatkan satu set gamelan gendang penca sebagai apresiasi dari Pemkab Bogor terhadap pelestarian seni pencak silat.

"Silat Cimande sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda yang diakui dunia. Ini adalah bentuk nyata komitmen Pemkab Bogor dalam menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah masyarakat," kata Ria Marlisa.

Ketua Panitia, Syis Wahyudi, menambahkan bahwa kejuaraan kali ini istimewa karena pertama kalinya memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bogor. Sebanyak 246 peserta dari berbagai perguruan silat di Bogor Raya hingga Sukabumi ikut serta dalam sembilan kategori asli Silat Cimande, mulai dari tunggal, rampak, adu bincurang, hingga tradisi kelid.

"Kami sangat bangga dan berterima kasih atas dukungan Bupati Bogor dan Pemkab Bogor yang begitu peduli terhadap pelestarian budaya Cimande," ucap Syis Wahyudi.

Menurutnya, festival ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bogor untuk mengukuhkan diri sebagai pusat sejarah, pelestarian, dan kebangkitan Silat Cimande di kancah dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....