Kemensos Tingkatkan Kapasitas Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat
- 20 Agt 2026 08:24 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Kementerian Sosial Republik Indonesia meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola kehumasan Sekolah Rakyat melalui pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat yang berlangsung 18 hingga 22 Agustus 2026 di Harris Hotel & Convention Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut diikuti pengelola kehumasan dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Sosial.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan pegawai yang memiliki tugas kehumasan, baik di tingkat pusat, daerah, maupun Sekolah Rakyat. Peserta berasal dari balai, sentra, Sekolah Rakyat, serta satuan kerja di lingkungan Kementerian Sosial.
“Dengan pelatihan ini, teman-teman humas di lingkungan Kementerian Sosial makin mengerti tugas dan tanggung jawabnya, makin mengerti tantangan-tantangannya. Dan makin mengerti bagaimana cara kerja yang benar di tengah-tengah kemajuan teknologi seperti hari ini,” ujar Saifullah Yusuf saat ditemui pada Rabu, 19 Agustus 2026 di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Menurut Saifullah, perkembangan teknologi membuat tugas kehumasan pemerintah semakin penting dalam menyampaikan berbagai program kepada masyarakat. Pengelola humas tidak lagi dapat bekerja dengan pola lama, tetapi harus mampu beradaptasi dengan perubahan cara masyarakat memperoleh informasi.
Ia menilai kemampuan humas juga tidak cukup hanya membuat dokumentasi kegiatan atau publikasi pimpinan. Pengelola kehumasan harus mampu menentukan informasi yang dibutuhkan masyarakat serta menyampaikannya dengan cara yang mudah dipahami.
“Kita harus bisa mengabarkan dengan baik apa yang sudah dikerjakan pemerintah dengan kejujuran, dengan berbasis data, fakta, dan juga tentu capaian-capaian yang sudah dilalui. Untuk itulah kita ingin teman-teman humas ini mendapatkan informasi dari berbagai narasumber,” katanya.
Saifullah menjelaskan pelatihan juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai tantangan komunikasi publik, termasuk menghadapi berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Peserta diharapkan mampu melakukan verifikasi, memilah informasi, serta menyajikannya kembali secara tepat kepada publik.
Jumlah peserta yang terdaftar dalam pelatihan tersebut mencapai hampir 300 orang. Saifullah berharap peningkatan keterampilan tersebut dapat memperkuat kualitas komunikasi Kementerian Sosial, khususnya dalam menyampaikan perkembangan dan manfaat program Sekolah Rakyat.
“Kita ingin nanti mereka-mereka makin terampil, ya. Makin terampil, tidak kalah dengan berita hoaks,” tegas Saifullah Yusuf.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....