TNI AD Gandeng Pemkot Bogor Olah Sampah Jadi BBM

  • 08 Agt 2026 14:11 WIB
  •  Bogor
Poin Utama
  • Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor menggandeng TNI Angkatan Darat dalam upaya mengatasi persoalan sampah melalui pengolahan menjadi bahan bakar minyak (BBM).
  • Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta pemerintah daerah yang telah menyatakan kesiapan untuk segera menindaklanjuti kesepakatan melalui penyusunan kebutuhan teknis.

RRI.CO.ID, Bogor – Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor menggandeng TNI Angkatan Darat dalam upaya mengatasi persoalan sampah melalui pengolahan menjadi bahan bakar minyak (BBM). Kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan penanganan sampah di wilayah Bogor Raya, termasuk pengelolaan timbunan sampah lama dan pengurangan sampah baru.

Kesepakatan tersebut ditandatangani Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Bupati Bogor Rudy Susmanto, dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Jumat , 7 Agustus 2026. Penandatanganan turut disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan kondisi darurat sampah di sejumlah daerah.

Melalui kerja sama tersebut, sampah lama dengan jumlah timbunan sekitar 15 juta ton akan diolah menggunakan teknologi pirolisis bersama mitra yang memiliki pengalaman di bidang pengolahan sampah. Teknologi tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi beban timbunan sampah sekaligus menghasilkan produk yang memiliki nilai guna.

Dedie Rachim menyambut baik kolaborasi dengan TNI AD karena sejalan dengan arah kebijakan Pemkot Bogor dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih menyeluruh. Menurutnya, penanganan tidak hanya berfokus pada sampah yang telah menumpuk, tetapi juga harus dibarengi pengurangan timbulan dan pemilahan sejak dari sumbernya.

“Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di Bogor Raya. Pengelolaan sampah tidak cukup hanya menangani sampah yang sudah ada, tetapi juga harus memastikan pengurangan timbulan sampah baru dan pemilahan sejak dari sumbernya,” ujar Dedie.

Kolaborasi tersebut juga dinilai dapat mendukung percepatan pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang tengah didorong pemerintah daerah. Dedie berharap keterlibatan pemerintah pusat, TNI AD, pemerintah daerah, serta mitra lainnya mampu menghadirkan penyelesaian persoalan sampah yang lebih terpadu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta pemerintah daerah yang telah menyatakan kesiapan untuk segera menindaklanjuti kesepakatan melalui penyusunan kebutuhan teknis. Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Semarang termasuk wilayah yang diprioritaskan untuk mempercepat penanganan kondisi darurat sampah melalui kebijakan yang sejalan dengan gerakan ASRI pemerintah pusat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....