KPAI Pusat Ungkap Kasus Kekerasan Anak Menurun Secara Nasional

  • 24 Jul 2026 14:31 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) masih memberikan atensinya terhadap sejumlah kasus anak, dalam momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diperingati setiap 23 Juli. KPAI mengungkap bahwa secara tren, kasus kekerasan terhadap anak mengalami penurunan pada periode 2024 ke 2025.

Meski menurun, secara data kasus yang dilaporkan kepada KPAI masih cenderung tinggi setiap tahunnya diangka lebih dari 2.000 kasus pertahunnya. Di tahun 2026 ini pun, masih ada sejumlah kasus yang menjadi perhatian khusus dan terus ditangani oleh KPAI.

“Kalau secara angkat di tahun 2025 itu tidak kurang dari 2.300 kasus, sementara di 2024 itu (sekitar) 2.550 (kasus). Sebenarnya datanya selisih sedikit tidak terlalu signifikan, tetapi memang trennya ada penurunan,” ungkap Komisioner KPAI Pusat, Ai Mariyati Solihah saat menghadiri peringatan HAN 2026, di RRI Bogor, Kamis 23 Juli 2026.

Sementara itu jika dilihat dari wilayanya, Ai mengungkap Jawa Barat masih mendominasi banyaknya kasus anak yang dilaporkan kepada KPAI.

“Masih wilayah Jawa Barat (yang dominan), Jawa Timur, Sumatera Utara, dan DKI Jakarta,” ujarnya.

Meski ada tren penurunan angka kasus bukan berarti ancaman kekerasan terhadap anak telah hilang. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan bahwa perlindungan anak harus terusmenjadi prioritas karena masih banyak kasus yang memerlukan penanganan serius.

Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif menciptakan lingkungan yang aman bagianak, meningkatkan pengawasan, serta segera melaporkan setiap dugaan tindak kekerasan. Dengan kolaborasi semua pihak, diharapkan setiapanak Indonesia dapat tumbuh dan berkembangdalam lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....