Kunjungan ke Istana, Siswa Taruna Nusantara Serap Nilai Kepemimpinan

  • 16 Apr 2026 15:39 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Suasana berbeda dirasakan para siswa SMA Taruna Nusantara dari kampus Magelang, Cimahi, dan Malang saat melangkahkan kaki ke kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 16 April 2026. Kunjungan ini menjadi pengalaman istimewa, mengubah pelajaran sejarah yang selama ini hanya dibaca menjadi realitas yang bisa mereka lihat dan rasakan secara langsung.

Kehadiran para pelajar ini merupakan bagian dari program “Istana untuk Anak Sekolah” yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut bertujuan membuka akses generasi muda untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahan sekaligus menumbuhkan wawasan kebangsaan.

Selama berada di kompleks istana, para siswa diajak menelusuri berbagai ruang penting, mulai dari Istana Merdeka hingga Istana Negara. Mereka menyaksikan langsung lokasi-lokasi bersejarah yang menjadi saksi berbagai keputusan penting bangsa, termasuk pertemuan kenegaraan hingga penandatanganan perjanjian internasional.

Tak sekadar tur, kegiatan ini juga diisi dengan pengarahan dari sejumlah pejabat negara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menekankan pentingnya kesadaran dan kerja keras dalam meraih cita-cita. Ia mengingatkan bahwa setiap impian memiliki konsekuensi yang harus dijalani dengan disiplin dan usaha nyata.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menilai kemajuan bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia serta pendidikan yang kuat. Ia juga menegaskan bahwa setiap upaya meraih cita-cita harus disertai kesadaran penuh terhadap konsekuensi yang akan dihadapi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri, Sugiono mengajak para siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan tidak bersikap apatis. Ia menekankan bahwa perhatian terhadap hal-hal kecil sekalipun dapat membentuk karakter kepemimpinan yang kuat di masa depan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pesan inspiratif bagi para siswa untuk berani bermimpi besar. Mereka didorong menjadikan pengalaman di Istana sebagai pemicu semangat untuk menggapai masa depan dan berkontribusi bagi bangsa.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda edukasi, tetapi juga menjadi momentum pembentukan karakter. Dari lorong-lorong istana, para siswa membawa pulang lebih dari pengetahuan mereka juga membawa harapan, semangat pengabdian, dan keyakinan bahwa mimpi besar bisa dimulai dari langkah kecil hari ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....