Pasca Lebaran, Seluruh KUA Kembali Aktif Layani Masyarakat

  • 28 Mar 2026 07:55 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kementerian Agama memastikan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Indonesia kembali aktif melayani masyarakat setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri. Layanan tersebut sudah berjalan sejak hari pertama masuk kerja, meskipun sebagian instansi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Pemerintah menjamin pelayanan publik tetap optimal dan mudah diakses.

Dilansir dari laman resmi Kementrian Agama, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa seluruh jajaran KUA langsung siaga memberikan pelayanan. Mulai dari penghulu, penyuluh agama hingga staf administrasi kembali menjalankan tugasnya seperti biasa. Hal ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat pascalebaran dapat segera terlayani.

Ia menegaskan, kebijakan WFA tidak mengganggu jalannya pelayanan di KUA. Berbagai layanan tetap tersedia secara normal, seperti pendaftaran nikah, pencatatan pernikahan, hingga penyuluhan keagamaan. Masyarakat pun dipersilakan datang langsung ke KUA untuk mengakses layanan yang dibutuhkan tanpa hambatan.

Momentum pasca Lebaran juga menjadi periode dengan peningkatan kebutuhan layanan, khususnya terkait administrasi pernikahan. Banyak masyarakat memanfaatkan waktu setelah Idulfitri untuk melangsungkan pernikahan maupun mengurus dokumen keagamaan lainnya. Karena itu, Kemenag memastikan seluruh KUA tetap membuka layanan secara maksimal.

Selain layanan tatap muka, KUA juga terus mengoptimalkan layanan berbasis digital untuk memudahkan masyarakat. Sistem ini memungkinkan warga melakukan pendaftaran dan mengakses informasi secara daring, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien. Kebijakan ini juga menjadi bagian dari transformasi layanan publik di lingkungan Kementerian Agama.

Kemenag menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelayanan publik, terutama setelah masa libur panjang. Seluruh petugas KUA diinstruksikan untuk tetap siaga dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pelayanan keagamaan dapat berjalan lancar tanpa kendala.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan keagamaan. KUA sebagai garda terdepan pelayanan di tingkat kecamatan diharapkan mampu memberikan layanan yang cepat, profesional, dan terpercaya bagi seluruh warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....