Penguatan Literasi Sensor Mandiri Melalui Nobar “Solata”

  • 20 Nov 2025 19:14 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor: Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia melaksanakan program literasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri melalui kegiatan nonton bareng film “Solata” di Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan LSF, Produser dan salah satu pemain film “Solata”, serta ratusan siswa dari berbagai sekolah di wilayah Cibinong yang antusias mengikuti pemutaran film dan paparan literasi sensor mandiri.

Ketua LSF RI Naswardi , kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memilih tontonan sesuai dengan batasan usia, terutama di tengah maraknya kasus kekerasan yang melibatkan anak dan remaja.

“Kasus di SMAN 72 Jakarta dan kejadian serupa di Cianjur menunjukkan bahwa rendahnya literasi tontonan berkontribusi pada munculnya perilaku kekerasan. Ada anak yang terpapar konten mengandung kekerasan dan peperangan,” ujar Naswardi.

Ia menjelaskan bahwa budaya menonton sesuai usia menjadi bagian penting untuk melindungi anak dari paparan konten yang tidak sesuai. Karena itu, LSF terus mendorong masyarakat agar lebih selektif dalam memilih film berdasarkan klasifikasi usia.

Naswardi menambahkan, LSF akan melanjutkan sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri di lebih dari 30 kota melalui kolaborasi dengan film nasional dan berbagai program edukasi seperti LSF Goes to Campus, Goes to School, Goes to Community, serta pemanfaatan media digital.

“Indeks literasi tontonan saat ini sekitar 46 persen. Kami berharap minimal dapat mencapai 70 persen pada tahun ini dan tahun depan melalui penguatan literasi digital dan kegiatan sosialisasi,” katanya.

Kegiatan nobar “Solata” di Bogor menjadi bagian dari upaya LSF meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap film nasional sekaligus memperluas pemahaman publik mengenai pentingnya budaya sensor mandiri. (Ade Sri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....