Komisi 4 DPR-RI Beberkan Tantangan Ketahanan Pangan
- 30 Jul 2025 21:55 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Permasalahan ketahanan pangan di Bogor masih menjadi tantangan dengan terjadinya irigasi yang buruk dan alih fungsi lahan. Ancaman tersebut menjadi nyata untuk keberlanjutan ketahanan pangan.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, drh. Wina menjelaskan saat ini memang hampir seluruh lahan pertanian merupakan areal tadah hujan.
| Baca juga: Pers Nasional Sehat Dukung Ekonomi Berdaulat |
"Saat musim penghujan mereka melakukan cocok tanam sedangkan di musim paceklik lebih memilih untuk mengolah lahan untuk bermanfaat. Namun buruknya irigasi menjadi persoalan karena saat musim kemarau ternyata tidak mampu mengaliri air secara maksimal sehingga menurunkan hasil produksi," katanya, Rabu (30/7/2025).
Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari mengungkapkan untuk Bogor dan Cianjur sekitarnya sudah ada program ketahanan pangan secara berkelanjutan.
“Untuk kota Bogor sendiri dalam setahun terdapat anggaran hingga 200 miliar rupiah untuk pengelolaan irigasi dan modernisasi pertanian. Tentu angka tersebut melebihi dari anggaran pemerintah daerah setempat, sehingga harus ada peraturan yang mendukung sawah abadi tinggal alih fungsi lahan terminimalisir," ujarnya.
Selanjutnya DPR RI juga telah melakukan pengawasan terhadap ketahanan pangan dan ketersediaan lahan persawahan agar nantinya masyarakat tidak kekurangan pasokan kebutuhan pokok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....