Dipulangkan dari Belanda, 288 Artefak Bersejarah Indonesia Siap Dipamerkan!
- 24 Sep 2024 21:39 WIB
- Bogor
KBRN,Bogor: Sebanyak 288 artefak bersejarah yang berasal dari Indonesia akan dipulangkan dari Belanda dan dapat dilihat oleh publik dalam pameran pembukaan kembali Museum Nasional Indonesia pada 15 Oktober 2024.
Kembalinya artefak-artefak ini adalah hasil dari kerjasama antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan pemerintah Belanda, sebagai bagian dari upaya repatriasi warisan budaya yang telah berlangsung sejak 2017.
Direktur Jenderal Kebudayaan, Hilmar Farid, menyatakan bahwa pemulangan artefak ini tidak hanya sekadar pengembalian benda, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mendalami dan memahami lebih dalam sejarah dan budaya Indonesia.
“Kami akan menyusun program pendidikan dan kegiatan interaktif untuk mengedukasi masyarakat tentang nilai historis artefak tersebut,” ujarnya ,dikutip dari Kantor Berita Antara, Selasa (24/9/2024).
Artefak yang direpatriasi mencakup koleksi beragam, termasuk benda-benda yang diambil selama intervensi Belanda di Bali pada tahun 1906 dan arca-arca bersejarah dari Candi Singosari di Jawa Timur. Beberapa di antaranya termasuk arca Ganesha dan Brahma, yang merupakan bagian dari warisan budaya yang sangat berharga.
Pameran ini diharapkan menjadi momen bersejarah bagi masyarakat untuk mengapresiasi kekayaan budaya Indonesia. Farid menambahkan, “Kegiatan ini akan menjadi ajang pembelajaran dan apresiasi terhadap kerja keras Indonesia dalam memulihkan warisan budayanya.”
Dengan adanya pameran ini, diharapkan generasi muda dapat lebih menghargai dan memahami sejarah bangsa mereka. Artefak yang kembali ke tanah air ini tidak hanya menyimpan nilai sejarah, tetapi juga memberikan wawasan tentang identitas dan warisan budaya Indonesia yang kaya.
Pameran ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam pelestarian budaya nasional, dan masyarakat diajak untuk turut serta dalam merayakan kembalinya artefak yang menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....