Es Dorong Gerobak (Doger) Warisan Kuliner Legendaris
- 29 Apr 2024 10:12 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Es dorong gerobak (doger), sajian segar dengan perpaduan es serut, tape singkong, alpukat, cincau, dan berbagai pelengkap lainnya, telah menjadi ikon kuliner khas Indonesia. Di balik kelezatannya, tersimpan sejarah panjang yang menarik untuk ditelusuri.
Asal-usul es doger masih menjadi perdebatan. Ada yang menyebut bahwa es doger berasal dari Cirebon Jawa Barat. Pendapat lain menyebutkan bahwa es doger berasal dari Betawi, Jakarta.
Versi Cirebon merujuk pada cara penjual menjajakan es doger dengan gerobak dorong. Sedangkan versi Betawi mengaitkan dengan proses merebus tape singkong, salah satu bahan utama es doger.
Terlepas dari asal-usulnya, terdapat sosok penting dalam sejarah es doger, yaitu Haji Subagja.
Pada tahun 1940-an, beliau membuka kedai es doger di Cirebon dan mempopulerkan minuman ini. Beliau menggunakan gerobak dorong dengan bunyi khas "krong-krong" untuk menarik pembeli.

Es Doger, Bogor (Foto : rri.co.id/Cinde)
Seiring waktu, es doger mengalami evolusi. Resepnya dimodifikasi dengan menambahkan berbagai topping seperti kolang-kaling, kacang merah, dan es krim.
Variasi rasa sirup pun semakin beragam, menambah daya tarik es doger. dalam mangkuk tradisional hingga dikemas dalam gelas atau kemasan modern.
Namun, esensi es doger yang menyegarkan dan menyajikan kelezatan buah-buahan tropis tetap terjaga. Tekstur lembut es doger juga memberikan kenikmatan tersendiri saat meleleh di mulut.
Es doger tidak hanya menjadi sajian pencuci mulut yang lezat, tetapi juga menjadi simbol warisan kuliner Inodnesia, yang menggambarkan kekayaan alam dan kreativitas masyarakat lokal, dalam mengolah bahan-bahan sederhana menjadi hidangan yang Istimewa. (MayCin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....