Cah dan Tumis Sekilas Mirip, ternyata Punya Perbedaan
- 13 Jul 2026 16:17 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Pernahkah kamu memperhatikan menu di restoran yang menawarkan cah kangkung dan tumis kangkung? Sekilas keduanya tampak sama-sama berupa sayuran yang dimasak dengan sedikit minyak. Namun, ternyata kedua istilah ini memiliki perbedaan, baik dari teknik memasak maupun cita rasa yang dihasilkan.
Dalam dunia kuliner di Indonesia, istilah cah umumnya digunakan untuk menyebut hidangan bergaya Chinese food yang dimasak dengan teknik stir-fry menggunakan api besar. Sementara tumis merupakan istilah umum dalam bahasa Indonesia untuk teknik memasak dengan sedikit minyak. Untuk cah, warna sayuran tetap hijau segar, teksturnya renyah, dan aroma khas dari proses memasak dengan api besar atau wok hei lebih terasa.
Berbeda dengan cah, tumisan khas Nusantara memiliki variasi bumbu yang lebih beragam. Selain bawang merah dan bawang putih, tumis sering dipadukan dengan cabai, terasi, tomat, kecap manis, hingga berbagai rempah sehingga menghasilkan rasa yang lebih kaya dan kuat.
Perbedaan tersebut juga terlihat dari kuahnya. Cah umumnya memiliki sedikit kuah bening yang gurih, berasal dari kaldu, saus tiram, atau kecap asin, bahkan terkadang diberi sedikit larutan maizena agar tampak mengilap. Sebaliknya, tumis bisa disajikan dalam kondisi kering maupun berkuah tanpa tambahan pengental, tergantung resep yang digunakan.
Contoh yang paling mudah ditemukan adalah cah kangkung dan tumis kangkung. Cah kangkung biasanya dimasak dengan bawang putih yang melimpah, sedikit saus tiram, minyak wijen, dan kaldu sehingga menghadirkan cita rasa gurih ala restoran Chinese food. Sementara tumis kangkung lebih identik dengan bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, atau kecap manis yang memberikan rasa khas masakan rumahan Indonesia.
Meski begitu, keduanya sama-sama menggunakan teknik menumis. Perbedaan penamaan lebih mengarah pada gaya memasak dan profil rasa yang ingin ditampilkan. Karena itulah banyak restoran membedakan kedua menu tersebut agar pelanggan dapat membayangkan rasa yang akan mereka nikmati sebelum memesan.
Jadi, lain kali saat melihat menu cah dan tumis, kini kamu sudah tahu bedanya. Jika ingin cita rasa gurih dengan sentuhan Chinese food, pilihlah menu cah. Namun, bila sedang merindukan rasa rumahan yang lebih kaya bumbu dan sedikit pedas, tumis bisa menjadi pilihan yang pas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....