Kue Sarimuka: Perpaduan Lembut dan Manis dalam Kuliner Tradisional
- 30 Mar 2026 14:51 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Kue sarimuka merupakan salah satu kuliner tradisional yang telah lama dikenal di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan. Kue ini memiliki daya tarik tersendiri berkat tampilannya yang terdiri dari dua lapisan dengan warna kontras, serta perpaduan rasa gurih dan manis yang khas. Tak heran jika sarimuka kerap menjadi pilihan favorit dalam berbagai acara.
Secara historis, kue sarimuka memiliki pengaruh kuat dari budaya Melayu dan banyak dijumpai di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, kue ini kemudian berkembang mengikuti kearifan lokal, terutama di wilayah pesisir yang melimpah dengan bahan dasar seperti santan kelapa dan daun pandan.
Keunikan utama kue sarimuka terletak pada dua lapisannya yang berbeda karakter. Lapisan bawah terbuat dari beras ketan yang dimasak gurih, sementara lapisan atas merupakan campuran santan, telur, gula, dan pandan yang menghasilkan tekstur lembut. Kombinasi ini menciptakan sensasi makan yang kontras, namun tetap harmonis di lidah.
Dari segi bahan, kue sarimuka tergolong sederhana dan mudah ditemukan. Bahan utamanya meliputi beras ketan, santan kelapa, gula pasir, telur, serta daun pandan yang memberikan aroma harum sekaligus warna alami pada kue.
Meski bahan yang digunakan tidak rumit, proses pembuatan kue sarimuka membutuhkan ketelitian. Beras ketan terlebih dahulu dimasak dengan santan hingga setengah matang, kemudian ditekan ke dalam loyang sebagai lapisan dasar. Setelah itu, adonan santan, telur, gula, dan pandan dituangkan di atasnya sebelum dikukus hingga matang sempurna.
Proses pengukusan menjadi tahap penting untuk memastikan kedua lapisan menyatu dengan baik. Jika dilakukan dengan tepat, hasil akhirnya adalah kue dengan lapisan bawah yang kenyal dan lapisan atas yang lembut menyerupai puding.
Dari segi rasa, kue sarimuka menawarkan keseimbangan antara manis dan gurih. Aroma pandan yang khas semakin memperkaya cita rasa, menjadikan kue ini tidak hanya lezat, tetapi juga menggugah selera sejak pertama kali disajikan.
Dalam penyajiannya, kue sarimuka biasanya dipotong kecil-kecil dan dihidangkan dalam berbagai kesempatan, seperti acara keluarga, hajatan, maupun sebagai jajanan pasar tradisional. Selain itu, kue ini juga kerap dijadikan suguhan istimewa untuk menjamu tamu, mencerminkan kekayaan kuliner tradisional Indonesia yang patut dilestarikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....