Asal Usul Burasa: Warisan Kuliner dari Sulawesi Selatan

  • 30 Mar 2026 14:26 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Burasa (atau buras) merupakan salah satu makanan tradisional yang berasal dari Sulawesi Selatan, khususnya dari masyarakat Bugis dan Makassar. Hidangan ini telah ada sejak lama dan menjadi bagian penting dari budaya serta tradisi kuliner di daerah tersebut.

Asal usul burasa tidak terlepas dari kehidupan masyarakat pesisir di Sulawesi Selatan yang sangat bergantung pada hasil pertanian dan kelapa. Beras sebagai bahan pokok dipadukan dengan santan kelapa—yang melimpah di wilayah ini—menciptakan makanan yang lebih kaya rasa dan tahan lama.

Pada masa lalu, burasa sering dibuat sebagai bekal perjalanan jauh, terutama bagi para pelaut Bugis yang dikenal sebagai penjelajah ulung. Dengan tekstur yang padat dan daya tahan yang lebih lama dibanding nasi biasa, burasa menjadi pilihan praktis untuk dibawa berhari-hari.

Seiring waktu, burasa tidak hanya menjadi makanan sehari-hari, tetapi juga memiliki makna simbolis dalam berbagai tradisi. Dalam masyarakat Bugis-Makassar, burasa sering dihidangkan pada acara penting seperti:

  • Pernikahan
  • Syukuran
  • Acara adat
  • Perayaan keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri

Kehadiran burasa dalam acara tersebut melambangkan kebersamaan, rezeki, dan rasa syukur.

Burasa juga memiliki nilai filosofi yang mendalam. Proses pembuatannya yang dilakukan secara bersama-sama mencerminkan budaya gotong royong. Selain itu, bentuknya yang terikat rapi dengan daun pisang melambangkan hubungan erat antaranggota keluarga dan masyarakat.

Sebagai bagian dari kuliner Nusantara, burasa memiliki kemiripan dengan lontong dan ketupat, namun tetap memiliki ciri khas tersendiri karena penggunaan santan dalam proses memasaknya. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh budaya antar daerah, namun tetap mempertahankan identitas lokal Sulawesi Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....