Kebab, Dari Medan Perang ke Street Food Dunia
- 18 Feb 2026 14:55 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Kebab merupakan hidangan daging panggang yang telah dikenal sejak ribuan tahun lalu dan berasal dari kawasan Timur Tengah. Berdasarkan sejumlah sumber sejarah kuliner, makanan ini berkembang dari teknik memanggang daging sederhana hingga menjadi sajian global yang populer di berbagai negara.
Istilah kebab berasal dari bahasa Persia yang merujuk pada daging yang dipanggang atau dibakar. Mengutip rimping.com, kebab awalnya dikaitkan dengan kebiasaan prajurit Timur Tengah yang memanggang potongan daging di atas api terbuka saat berada di medan perang.
Seiring waktu, teknik memasak tersebut menyebar melalui jalur perdagangan dan ekspansi kekaisaran, termasuk Kekaisaran Ottoman. Dari wilayah Persia dan Anatolia, kebab kemudian berkembang menjadi berbagai variasi dengan teknik memasak yang berbeda.
Di Turki, kebab mengalami inovasi dengan metode pemanggangan vertikal yang dikenal sebagai doner kebab. Daging ditumpuk dan dipanggang secara perlahan sebelum diiris tipis, lalu disajikan dengan roti atau nasi.
Menurut kebza.com.au, doner kebab kemudian menyebar ke Eropa, terutama Jerman, melalui gelombang migrasi pada abad ke-20. Di negara tersebut, doner kebab berkembang menjadi makanan cepat saji populer yang dikenal luas hingga saat ini.
Sementara itu, royalnawaab.com menjelaskan bahwa di Asia Selatan, kebab berkembang dalam tradisi kuliner Mughal. Variasi seperti seekh kebab dan shami kebab menggunakan campuran rempah-rempah khas yang memperkaya cita rasa.
Perkembangan kebab juga dipengaruhi oleh faktor budaya dan adaptasi lokal. Setiap wilayah menyesuaikan bahan dan cara penyajian sesuai selera masyarakatnya, sehingga muncul berbagai varian kebab di seluruh dunia.
Kini, kebab tidak hanya ditemukan di Timur Tengah, tetapi juga menjadi bagian dari kuliner global. Dari pedagang kaki lima hingga restoran internasional, kebab terus mempertahankan popularitasnya sebagai hidangan praktis dan bercita rasa kuat.
Sejarah panjang kebab menunjukkan bagaimana sebuah teknik memasak sederhana dapat bertahan dan berkembang lintas generasi. Transformasi ini menjadikan kebab sebagai salah satu ikon kuliner dunia yang terus relevan hingga saat ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....