Kue Rangi, Warisan Jajanan Tradisional Indonesia

  • 06 Feb 2026 07:27 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID,Bogor - Kue rangi adalah salah satu jajanan jadul yang hingga kini masih bertahan di tengah gempuran kuliner modern. Aroma kelapa parut yang dipanggang di cetakan besi panas selalu berhasil membangkitkan memori masa kecil. Jajanan sederhana ini kerap dijumpai di pinggir jalan, pasar tradisional, hingga area sekolah.

Bagi banyak orang, kue rangi bukan sekadar camilan, tetapi bagian dari kenangan manis masa lalu. Suara adonan yang mendesis saat menyentuh cetakan panas menjadi ciri khas yang sulit dilupakan. Ditambah siraman saus gula merah kental, rasa manis dan gurihnya begitu melekat di lidah.

Saat gula merah disiram di atas kelapa parut panas, kue rangi berubah jadi jajanan jadul penuh rasa dan kenangan manis.

Di Jakarta, kue rangi berkembang menjadi ikon jajanan tradisional Betawi. Biasanya dijajakan menggunakan gerobak sederhana dengan cetakan besi panjang. Penjual kue rangi sering kali menjadi pemandangan khas di sudut-sudut kota tempo dulu.

Keunikan kue rangi terletak pada bahan yang sederhana namun teknik memasak yang khas. Adonan kelapa dan sagu harus dipanggang dengan api kecil agar matang merata dan tidak gosong. Inilah yang membuat teksturnya renyah di luar, tetapi tetap lembut di dalam.

Kini, di tengah tren kuliner modern, kue rangi kembali naik daun sebagai jajanan nostalgia. Banyak orang mulai mencari dan bahkan mencoba membuatnya sendiri di rumah sebagai bentuk pelestarian kuliner tradisional Indonesia.

Kue Rangi, Kue Zaman Dulu yang Melegenda

Sebagai kue zaman dulu, kue rangi mencerminkan kesederhanaan hidup masyarakat pada masanya. Tanpa topping berlebihan, tanpa bahan mahal, namun kaya rasa dan cerita. Kehadirannya menjadi bukti bahwa kuliner tradisional mampu bertahan lintas generasi.

Kelapa parut dipanggang perlahan, di sinilah kue rangi jadul memulai ceritanya sederhana, harum, dan penuh kenangan.

Resep Cara Membuat Kue Rangi Sederhana di Rumah

Bahan Adonan:

  • 200 gram kelapa parut setengah tua
  • 150 gram tepung sagu
  • ½ sendok teh garam
  • Air secukupnya

Bahan Saus:

  • 200 gram gula merah, sisir halus
  • 1 lembar daun pandan
  • 100 ml air

Cara Membuat:

  1. Campurkan kelapa parut, tepung sagu, dan garam hingga rata.
  2. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan lembap dan bisa dipadatkan.
  3. Panaskan cetakan atau teflon, olesi tipis minyak.
  4. Masukkan adonan, padatkan, lalu panggang hingga matang dan bagian bawah kecokelatan.
  5. Rebus gula merah, air, dan daun pandan hingga mengental, lalu saring.
  6. Sajikan kue rangi hangat dengan siraman saus gula merah.

Kue rangi bukan hanya jajanan tradisional, tetapi juga warisan rasa dan kenangan. Dari Sumedang hingga Jakarta, kue rangi menjadi simbol kehangatan kuliner rakyat. Membuat dan menikmati kue rangi hari ini berarti ikut menjaga cita rasa Nusantara agar tetap hidup dan dikenal generasi selanjutnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....