Kenali Tanda-Tanda Kentang Beracun dan Cara Menghindarinya

  • 20 Sep 2024 10:59 WIB
  •  Bogor

KBRN, Bogor : Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan satu dari makanan pokok di dunia sebagai sumber karbohidrat. Selain rasanya yang lezat, kentang juga kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Dikutip dari laman pertanian.go.id, ada banyak manfaat kentang yang bisa berpengaruh positif untuk tubuh. seperti menurunkan kolesterol, trigliserida, tekanan darah tinggi dan menurunkan glukosa pada penderita diabetes mellitus.

Dikutip dari laman ai-care.id, kentang mengandung glikoalkaloid, ini adalah senyawa alami yang ditemukan dalam keluarga tanaman Solanaceae seperti kentang, tomat dan terong. Di dalam kentang ada dua jenis glikoalkaloid yang disebut solanin dan chaconine, keduanya menjadi racun alami yang melindungi kentang dari hama.

Dikutip dari jurnal UIN Alauddin, Kentang segar yang baik untuk dikonsumsi adalah kentang dalam keadaan utuh, bersih dan segar yang didukung dengan keseragaman warna kulit, bentuk, ukuran. Kentang yang mengandung solanin diindikasikan berwarna hijau. Hindari kentang yang bernoda hijau, banyak matanya dan bertunas.

Gejala keracunan biasanya muncul 8 –12 jam setelah mengonsumsi kentang, berupa rasa terbakar di mulut, sakit perut, mual, muntah, diare, sulit bernafas, gangguan detak jantung dan sakit kepala. Cara menyimpan kentang yang baik adalah ditempat yang sejuk, kering dan gelap. Hindari menyimpan kentang di tempat yang terpapar sinar matahari atau cahaya karena dapat menyebabkan terbentuknya solanin.

Dengan memilih jenis kentang yang baik dan mengolahnya dengan benar, Anda dapat menikmati semua manfaatnya tanpa khawatir akan efek samping yang tidak diinginkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....