Sunat Pada Anak Perempuan Apakah Perlu?
- 14 Agt 2024 15:46 WIB
- Bogor
KBRN, Bogor : Sunat pada anak perempuan beda dari sunat cowok yang sudah dianggap perlu dan wajib baik secara agama maupun medis, Sunat perempuan telah lama menjadi kontroversi d banyak bagian dunia. Lantas, apakah sunat perempuan memiliki manfaat kesehatan? dan apakah tindakan ini sesuai dengan hak-hak anak?
Para ahli medis memiliki pandangan yang beragam mengenai sunat perempuan. Beberapa studi menunjukkan bahwa tindakan ini tidak memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, bahkan dapat menimbulkan risiko komplikasi seperti infeksi, perdarahan, hingga gangguan psikologis.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara tegas menentang praktik sunat perempuan dan menganggapnya sebagai pelanggaran hak asasi manusia. WHO menyatakan bahwa tidak ada alasan medis yang kuat untuk melakukan sunat pada perempuan.
Dr. Ghada Hatem-Gantzer, seorang ginekolog dan pendiri rumah sakit khusus perempuan di Prancis, menegaskan bahwa "Tidak ada manfaat kesehatan dari sunat perempuan. Sebaliknya, prosedur ini dapat menyebabkan komplikasi serius, baik jangka pendek maupun jangka panjang."
Di Indonesia, sunat perempuan banyak dilakukan pada bayi yang baru lahir. Dalam fatwa MUI menjelaskan bahwa sunat bagi perempuan hukumnya adalah makrumah, yaitu ibadah yang dianjurkan. Tapi tata cara pelaksanaannya harus dipastikan dilakukan dengan benar yaitu, hanya menggores sedikit saja selaput yang menutupi bagian klitoris. Tidak Boleh berlebihan apalagi sampai dipotong.
Secara medis tidak ada perbedaan atau keunggulan secara fungsi kewanitaan antara cewek yang disunat dan yang tidak. Dokter Obstetri dan Ginekologi, Dr. Achmad Irawan, SpOG menjelaskan bahwa untuk sunat perempuan dalam medis tidak dibutuhkan, tetapi secara syar'i atau agama hal tersebut berbeda lagi kajiannya.
Sunat perempuan adalah isu kompleks yang melibatkan aspek medis, budaya, dan agama. Penting bagi masyarakat untuk memahami bahaya atau manfaat yang ditimbulkan oleh sunat pada anak perempuan serta bersama-sama bekerja untuk melindungi generasi mendatang. (MayCin)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....