Puskesmas Bogor Utara Dorong CKG Menjangkau Kampus dan Tempat Kerja

  • 29 Sep 2026 22:50 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis atau CKG di Puskesmas Bogor Utara dinilai perlu diperluas melalui kolaborasi dengan kampus dan tempat kerja. Langkah tersebut dinilai dapat memudahkan masyarakat usia produktif mengikuti pemeriksaan kesehatan tanpa harus datang langsung ke puskesmas.

Kepala Puskesmas Bogor Utara, dr. Astrid Dewi Prabaningtyas, mengatakan CKG telah berjalan sejak Februari 2025 dan pelaksanaannya mengalami sejumlah perubahan. Salah satunya adalah masyarakat tidak lagi harus menunggu hari ulang tahun untuk mengikuti pemeriksaan dan dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan tingkat pertama di berbagai tempat.

“CKG sekarang sudah dipermudah karena masyarakat tidak perlu menunggu ulang tahun untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan juga dapat dilakukan di fasilitas kesehatan tingkat pertama, tidak hanya di puskesmas,” kata Astrid saat ditemui pada Selasa, 29 September 2026.

Astrid menjelaskan, pelaksanaan CKG akan lebih optimal jika melibatkan berbagai pihak, termasuk universitas, perusahaan, Dinas Ketenagakerjaan, dan fasilitas kesehatan tingkat pertama swasta. Menurutnya, masyarakat usia produktif banyak menghabiskan waktu di kampus maupun tempat kerja sehingga pemeriksaan di lokasi tersebut dapat meningkatkan jangkauan program.

“Kalau hanya diampu puskesmas, tentu akan cukup berat karena jumlah penduduk yang dilayani cukup banyak. Karena itu, kampus, Disnaker, kantor swasta, dan FKTP swasta perlu ikut mengampu pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara, jumlah penduduk yang dilayani mencapai sekitar 79.782 orang dengan dukungan 53 pegawai. Astrid menyebut kunjungan baru untuk CKG masih berada di kisaran 800 hingga 900 orang per bulan, sehingga pencapaian cakupan pemeriksaan membutuhkan upaya bersama.

Selain keterjangkauan layanan, Astrid juga menilai dukungan bahan medis habis pakai atau BMHP perlu diperhatikan untuk menjaga kelancaran pemeriksaan. Sementara itu, Riansyah yang turut bertugas dalam pelayanan CKG menyebut sistem penginputan masih sesekali mengalami kendala.

“Harapannya sistem CKG bisa semakin baik karena dalam penginputan masih beberapa kali terjadi error. Dengan sistem yang lebih lancar, pelayanan kepada masyarakat juga bisa berjalan lebih optimal,” kata Riansyah.

Astrid berharap kemudahan akses CKG dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sebelum mengalami gangguan kesehatan yang lebih serius. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting untuk membantu menemukan penyakit lebih awal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....