6 Strategi Sederhana Pertajam Daya Ingat menurut Penelitian
- 16 Sep 2026 18:13 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor: Lupa meletakkan kunci, kesulitan mengingat nama seseorang, atau tiba-tiba melupakan daftar belanja merupakan hal yang umum terjadi. Meski demikian, kemampuan mengingat dapat dilatih dengan sejumlah strategi yang didukung penelitian dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari website www.nationalgeographic.com bahwa Para ahli menjelaskan bahwa lupa sebenarnya merupakan bagian penting dari cara kerja otak. Kemampuan melupakan informasi yang tidak diperlukan membantu otak menyaring berbagai hal sehingga tidak terbebani oleh terlalu banyak informasi.
Selain menggunakan teknik tertentu, kebiasaan hidup juga berperan dalam menjaga daya ingat. Tidur yang cukup memberikan kesempatan bagi otak untuk mengolah kembali informasi yang telah dipelajari dan menyimpannya dalam ingatan jangka panjang, sementara olahraga dan pola makan sehat turut mendukung fungsi otak.
Salah satu cara yang dapat digunakan adalah memberikan makna pada informasi yang ingin diingat. Informasi baru akan lebih mudah melekat apabila dikaitkan dengan pengetahuan yang sudah dimiliki, pengalaman pribadi, atau dibuat menjadi singkatan, rima, cerita dan gambaran visual yang mudah dibayangkan.
Strategi berikutnya adalah mengatur waktu belajar dengan jeda atau dikenal sebagai pengulangan bersela. Alih-alih mempelajari seluruh materi dalam satu waktu, informasi ditinjau kembali seara berkala dengan jarak waktu yang semakin panjang sehingga memberikan kesempatan bagi otak untuk memperkuat penyimpanannya.
Menguji kemampuan mengingat secara aktif juga dapat membantu memperkuat memori. Daripada hanya membaca ulang buku atau catatan, seseorang dapat mencoba menjawab pertanyaan tanpa melihat jawabannya terlebih dahulu karena usaha untuk mengambil kembali informasi dari ingatan dapat membantu memperkuat hubungan saraf.
Membaca informasi dengan suara keras juga dapat menjadi pilihan untuk mengingat informasi dalam jangka pendek. Ketika seseorang mengucapkan sesuatu, bagian otak yang berkaitan dengan gerakan dan pendengaran ikut terlibat sehingga informasi memperoleh lebih banyak kaitan dalam otak.
Namun, metode tersebut tidak selalu menjadi pilihan utama untuk memahami materi yang kompleks. Membaca keras dapat membantu meningat kata atau daftar sederhana, tetapi sejumlah penelitian menunjukkan bahwa teknik tersebut belum tentu meningkatkan pemahaman terhadap isi bacaan.
Melibatkan berbagai indra juga dapat membuat suatu pengalaman lebih mudah diingat. Ketika seseorang memperhatikan pemandangan, suara, aroma, atau sensasi tertentu pada saat mengalami sebuah peristiwa, lebih banyak bagian otak dapat terlibat dalam membentuk ingatan yang lebih khas.
Teknik lain yang telah digunakan sejak zaman dahulu adalah metode loci atau yang sering disebut istana memori. Caranya dengan membayangkan tempat yang sudah sangat dikenal, kemudian menghubungkan setiap informasi yang hendak diingat dengan lokasi tertentu di dalam tempat tersebut.
Semakin unik dan jelas gambaran yang dibuat, semakin mudah informasi tersebut dipanggil kembali melalui rute mental yang sama. Meski demikian, para ilmuwan masih memperdebatkan apakah metode istana memori memiliki keunggulan khusus dibandingkan teknik mnemonik lainnya.
Untuk mengingat peristiwa penting dalam kehidupan, seseorang juga disarankan membangun ingatan secara sengaja. Sebelum menghadiri sebuah acara atau mengalami momen tertentu, menentukan hal-hal yang ingin diingat dapat membantu seseorang lebih hadir, memperhatikan detail, dan menyadari emosi yang muncul.
Pada akhirnya, tidak ada satu strategi yang cocok untuk semua kebutuhan mengingat. Teknik yang efektif bergantung pada jenis informasi, tujuan mengingat, serta karakteristik setiap orang, sehingga beberapa metode dapat dicoba untuk menemukan pendekatan yang paling sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....