Masih Ingat Dia yang Tak Pernah Jadi Milikmu? Ini Alasannya
- 05 Sep 2026 13:24 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Pernah teringat seseorang yang dulu hampir menjadi pasangan, tetapi hubungan tersebut tidak pernah benar-benar terwujud? Perasaan seperti ini ternyata bisa bertahan cukup lama, bahkan ketika seseorang sudah menjalani hubungan baru dan merasa bahagia dengan kehidupannya.
Kondisi tersebut berkaitan dengan cara manusia mengingat masa lalu. Kenangan mengenai hubungan yang tidak pernah benar-benar selesai sering kali dipenuhi pertanyaan tentang apa yang mungkin terjadi jika hubungan itu diteruskan. Karena tidak memiliki pengalaman buruk sebanyak hubungan yang benar-benar dijalani, masa lalu tersebut dapat terlihat lebih indah dalam ingatan.
Mengutip Psychology Today, nostalgia terhadap mantan pasangan dapat membuat seseorang mengingat sisi menyenangkan dari hubungan secara lebih kuat dibandingkan persoalan yang pernah menyebabkan hubungan berakhir. Seiring berjalannya waktu, berbagai kekurangan yang dulu terasa penting bisa tampak lebih kecil, sementara kenangan manis justru semakin menonjol.
Hal ini membuat seseorang mudah terjebak dalam pertanyaan seperti, "Bagaimana jika dulu kami tetap bersama?" Masalahnya, pertanyaan tersebut tidak memiliki jawaban pasti. Kehidupan yang tidak pernah dijalani dapat dengan mudah dibayangkan sebagai sesuatu yang sempurna karena tidak ada pengalaman nyata yang membuktikan sebaliknya.
Psikolog dari University of Texas, Soo Yeon Park, bersama sejumlah peneliti, meneliti bagaimana kenangan terhadap pasangan masa lalu maupun pasangan saat ini dapat memengaruhi hubungan. Penelitian tersebut melibatkan 172 orang dewasa di Korea Selatan yang sedang menjalani hubungan dan sebelumnya pernah memiliki hubungan romantis setidaknya selama tiga bulan.
Menariknya, penelitian tersebut menemukan bahwa mengingat pengalaman menyenangkan bersama mantan tidak selalu berdampak buruk terhadap hubungan yang sedang dijalani. Pada kondisi tertentu, mengingat masa lalu justru berkaitan dengan meningkatnya komitmen seseorang terhadap pasangan saat ini.
Namun, nostalgia dan kerinduan merupakan dua hal yang berbeda. Mengenang seseorang sesekali sebagai bagian dari perjalanan hidup merupakan hal yang berbeda dengan terus berharap hubungan tersebut kembali terjadi. Jika pikiran tentang masa lalu mulai membuat seseorang tidak menikmati hubungan yang sedang dijalani, kondisi tersebut patut diperhatikan.
Ditambahkan, hubungan romantis dapat menjadi bagian dari identitas dan cerita hidup seseorang. Bahkan hubungan yang tidak berlanjut tetap bisa meninggalkan pengalaman yang membentuk cara seseorang memahami dirinya dan hubungan berikutnya.
Karena itu, mengingat seseorang dari masa lalu tidak selalu berarti masih mencintainya atau tidak bahagia dengan pasangan sekarang. Kenangan dapat menjadi bagian dari perjalanan hidup tanpa harus menentukan pilihan seseorang pada masa kini.
Yang perlu diwaspadai adalah ketika masa lalu terus dibandingkan dengan kehidupan sekarang. Hubungan yang pernah gagal atau tidak pernah terwujud tidak memiliki kesempatan untuk diuji oleh persoalan sehari-hari. Sebaliknya, hubungan saat ini dijalani dengan segala kelebihan, kekurangan, perbedaan, dan tantangannya.
Seseorang memang tidak akan pernah mengetahui apa yang terjadi jika dulu memilih jalan yang berbeda. Namun, kehidupan yang sedang dijalani merupakan kenyataan yang dapat dibangun dan diperbaiki. Karena itu, mengenang masa lalu boleh saja, tetapi jangan sampai bayangan tentang hubungan yang tidak pernah terjadi membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk menghargai hubungan yang benar-benar ada.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....