Bukan Sekadar Hiburan, Musik sejak Kecil Bisa Bantu Perkembangan Otak Anak

  • 12 Agt 2026 16:33 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Musik bukan hanya hiburan bagi anak, tetapi juga aktivitas yang melibatkan berbagai kemampuan otak secara bersamaan. Saat bernyanyi, mengikuti irama, atau memainkan alat musik, anak perlu memproses suara, mengingat pola, mengatur gerakan, mempertahankan perhatian, hingga merespons emosi.

Keterlibatan berbagai sistem tersebut membuat pengalaman bermusik terus menjadi perhatian para peneliti di bidang neurosains dan perkembangan anak. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pelatihan musik sejak usia dini berkaitan dengan perkembangan kemampuan kognitif tertentu, termasuk fungsi eksekutif yang berperan dalam mengatur perhatian, perilaku, dan respons.

Salah satunya systematic review dan meta-analysis yang diterbitkan dalam jurnal Cognition pada 2024. Penelitian tersebut menemukan bahwa pelatihan musik dapat meningkatkan kemampuan inhibition control atau kontrol inhibisi pada anak, yaitu kemampuan untuk menahan respons otomatis atau impulsif ketika menghadapi suatu situasi.

Kemampuan tersebut penting dalam kehidupan sehari-hari karena membantu anak tetap fokus pada tugas dan mengendalikan respons yang tidak sesuai. Peneliti menjelaskan bahwa belajar musik merupakan aktivitas multisensori yang membutuhkan pemantauan gerakan sekaligus pemrosesan suara, sehingga melibatkan kemampuan kontrol kognitif secara intensif.

Temuan serupa juga terlihat dalam systematic review dan meta-analysis yang diterbitkan Frontiers in Psychology pada 2025. Penelitian tersebut secara khusus mengkaji anak usia prasekolah dan menemukan bahwa pelatihan musik berpotensi mendukung beberapa aspek fungsi eksekutif, termasuk kontrol inhibisi, memori kerja, dan fleksibilitas kognitif.

Meski demikian, temuan tersebut bukan berarti musik secara otomatis membuat anak lebih pintar. Bukti ilmiah lebih tepat menunjukkan bahwa pengalaman dan pelatihan musik dapat memberikan stimulasi yang mendukung sejumlah kemampuan kognitif, sementara besarnya manfaat dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti jenis pelatihan, durasi, dan karakteristik anak.

Oleh karena itu, mengenalkan musik sejak kecil bisa menjadi salah satu aktivitas positif dalam proses tumbuh kembang anak. Bernyanyi bersama, bermain alat musik sederhana, mengikuti ritme, atau sekadar menikmati musik secara aktif dapat menjadi cara menyenangkan untuk melatih perhatian, koordinasi, dan kemampuan kognitif tanpa menjadikan musik sebagai “jalan pintas” menuju kecerdasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....