Hari Kedua Operasi Bersama WHNCD 2026, RS UMMI Lanjutkan Layanan bagi Pasien Kanker
- 01 Agt 2026 09:09 WIB
- Bogor
Poin Utama
- Memasuki hari kedua pelaksanaan World Head and Neck Cancer Day (WHNCD) 2026, Rumah Sakit UMMI Bogor melanjutkan rangkaian bakti kesehatan dan operasi bersama bagi pasien kanker kepala dan leher.
- Kegiatan yang berlangsung berkolaborasi dengan PERHATI dan KODI Onkologi THT tersebut difokuskan pada pelayanan operasi, skrining, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat,
RRI.CO.ID, Bogor - Memasuki hari kedua pelaksanaan World Head and Neck Cancer Day (WHNCD) 2026, Rumah Sakit UMMI Bogor melanjutkan rangkaian bakti kesehatan dan operasi bersama bagi pasien kanker kepala dan leher. Kegiatan yang berlangsung berkolaborasi dengan PERHATI dan KODI Onkologi THT tersebut difokuskan pada pelayanan operasi, skrining, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Direktur Utama RS UMMI, dr. Najib Askar, MARS, CPML, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan program kedua yang digelar rumah sakit sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien kanker kepala dan leher.
"Ini merupakan program kedua yang berlangsung di RS UMMI untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat agar bisa memperoleh edukasi terkait kanker kepala. Kami juga membuka ruang untuk melayani pasien BPJS sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku," ujarnya, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Menurut dr. Najib, kolaborasi bersama PERHATI dan KODI Onkologi THT diharapkan mampu memperluas akses pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kanker kepala dan leher. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen RS UMMI dalam menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari edukasi, skrining, hingga tindakan operasi.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat, dr. Tengku Yenni Febrina, M.Kes., mengatakan bahwa peringatan Hari Kanker Kepala dan Leher Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit tersebut.
“Kasus kanker kepala memang relatif tidak banyak dibandingkan jenis kanker lainnya, tetapi trennya terus meningkat. Di Kota Bogor saat ini tercatat terdapat 25 pasien kanker kepala sehingga mereka harus memperoleh pelayanan yang optimal serta edukasi pencegahan kepada masyarakat," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit, termasuk kanker kepala dan leher.
“Melalui program Cek Kesehatan Gratis, masyarakat dapat mengetahui lebih awal adanya gangguan kesehatan sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang kesembuhan menjadi lebih besar," tutup Tengku Yenni.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....