Tak Perlu AC, Ini 8 Cara Tidur Nyenyak Saat Malam Terasa Gerah
- 27 Jul 2026 16:00 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Cuaca panas dapat membuat kualitas tidur menurun. Suhu kamar yang tinggi membuat tubuh lebih sulit melepaskan panas sehingga proses untuk tertidur maupun mempertahankan tidur menjadi tidak optimal.
Mengutip artikel The Conversation yang diterbitkan melalui The Independent, kemampuan tubuh mengatur suhu (thermoregulation) berperan penting saat tidur. Selain suhu udara, kelembapan yang tinggi juga membuat penguapan keringat menjadi kurang efektif sehingga tubuh tetap terasa gerah sepanjang malam.
Para ahli dari Nottingham Trent University membagikan beberapa langkah sederhana yang dapat membantu masyarakat tetap tidur nyenyak saat cuaca panas, yaitu:
Tutup tirai atau gorden pada siang hari
Menutup tirai di jendela yang terkena sinar matahari langsung dapat mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah. Cara ini membantu menjaga suhu kamar tetap lebih sejuk hingga malam.
Buka jendela saat udara mulai lebih dingin
Jendela sebaiknya dibuka pada pagi atau malam hari ketika suhu di luar lebih rendah dibandingkan di dalam rumah. Sebaliknya, tutup jendela saat siang jika udara luar lebih panas.
Manfaatkan ventilasi silang
Membuka pintu atau jendela di sisi rumah yang berbeda akan menciptakan aliran udara alami sehingga panas yang terperangkap di dalam ruangan dapat keluar.
Gunakan kipas angin dengan bijak
Bagi banyak masyarakat Indonesia, kipas angin menjadi solusi utama saat cuaca panas karena lebih hemat dibandingkan AC. Namun, kipas angin sebenarnya tidak mendinginkan udara, melainkan membantu mempercepat penguapan keringat agar tubuh terasa lebih sejuk. Hindari mengarahkan kipas langsung ke wajah sepanjang malam dan tetap perbanyak minum air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Kurangi penggunaan peralatan yang menghasilkan panas
Memasak, menyetrika, atau menggunakan mesin pengering pakaian saat siang hari dapat meningkatkan suhu dalam rumah. Jika memungkinkan, lakukan aktivitas tersebut pada pagi atau malam hari.
Gunakan pakaian dan sprei berbahan adem
Pilih bahan seperti katun atau linen yang mudah menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara lebih baik dibandingkan bahan sintetis.
Tidur di ruangan yang lebih sejuk
Jika kamar tidur berada di lantai atas atau menghadap matahari, pertimbangkan untuk sementara tidur di ruangan lain yang suhunya lebih rendah selama cuaca panas berlangsung.
Manfaatkan alat pendingin sederhana
Bantal pendingin, kompres dingin, atau kantong es yang dibungkus kain dapat membantu mengurangi rasa gerah. Gunakan kantong es yang telah dibungkus kain agar kulit terlindungi dari paparan suhu dingin secara langsung.
Kombinasi berbagai cara di atas disebut-sebut lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan kipas angin atau pendingin ruangan. Mengurangi panas yang masuk ke rumah sejak siang hari menjadi langkah utama agar tubuh lebih mudah menurunkan suhu saat malam, sehingga kualitas tidur tetap terjaga meski cuaca sedang panas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....