Penyakit Kulit Autoimun Tak Bisa Disembuhkan, tetapi Gejalanya Bisa Dikendalikan
- 23 Jul 2026 00:10 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Psoriasis merupakan penyakit autoimun kronis yang menyebabkan munculnya bercak merah, kulit bersisik, dan rasa gatal akibat pertumbuhan sel kulit yang berlangsung terlalu cepat. Meski belum dapat disembuhkan, kondisi ini dapat dikendalikan melalui pengobatan dan perubahan gaya hidup.
Dikutip dari laman EatingWell, psoriasis tidak hanya memengaruhi kondisi kulit, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan secara menyeluruh. Penderita psoriasis memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, hingga gangguan kesehatan mental, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara komprehensif.
Psoriasis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang sel-sel kulit sehat. Akibatnya, proses regenerasi kulit yang seharusnya berlangsung selama beberapa minggu menjadi hanya beberapa hari, sehingga sel kulit menumpuk dan membentuk plak tebal yang bersisik.
Pola makan sehat menjadi salah satu langkah yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh. Para ahli merekomendasikan pola makan bergaya Mediterania yang kaya buah, sayuran, biji-bijian utuh, ikan, kacang-kacangan, serta lemak sehat seperti minyak zaitun.
Selain menjaga pola makan, penderita juga dianjurkan mempertahankan berat badan ideal, rutin berolahraga, mengelola stres, dan mencukupi waktu tidur. Kebiasaan tersebut dinilai dapat membantu mengurangi tingkat peradangan sekaligus mendukung efektivitas pengobatan.
Menghindari rokok dan membatasi konsumsi alkohol juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan psoriasis. Kedua kebiasaan tersebut diketahui dapat memicu kekambuhan atau memperburuk gejala pada sebagian penderita.
Meski berbagai perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi gejala, para ahli menegaskan bahwa langkah tersebut bukan pengganti terapi medis. Penderita tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan tingkat keparahan penyakit.
Peningkatan pemahaman masyarakat mengenai psoriasis juga dinilai penting untuk mengurangi stigma. Psoriasis bukan merupakan penyakit menular, sehingga tidak dapat berpindah melalui sentuhan atau kontak langsung dengan penderitanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....