Risiko Demensia Bisa Dicegah 45 Persen, WHO Bagikan Panduannya

  • 20 Jul 2026 19:29 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut hingga 45 persen risiko demensia dapat dicegah atau ditunda apabila berbagai faktor risikonya ditangani sejak dini. Temuan tersebut disampaikan dalam pembaruan pedoman WHO tentang pencegahan penurunan fungsi kognitif dan demensia.

Dikutip dari laman WHO, pedoman terbaru ini menekankan pentingnya menjaga kesehatan otak sepanjang hidup melalui perubahan gaya hidup dan pengendalian faktor risiko yang dapat dimodifikasi. WHO memperkirakan lebih dari 57 juta orang di dunia hidup dengan demensia, dengan hampir 10 juta kasus baru setiap tahunnya.

WHO mengidentifikasi sejumlah faktor risiko yang perlu dikendalikan, antara lain:

- Tekanan darah tinggi.

- Diabetes.

- Obesitas.

- Merokok.

- Konsumsi alkohol berlebihan.

- Kurang aktivitas fisik.

- Isolasi sosial.

- Paparan polusi udara.

- Gangguan pendengaran yang tidak ditangani.

Selain mengendalikan faktor risiko tersebut, WHO juga menganjurkan masyarakat menerapkan pola makan sehat, rutin berolahraga, tetap aktif bersosialisasi, serta menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Langkah-langkah tersebut dinilai dapat membantu menjaga fungsi otak seiring bertambahnya usia.

Dalam pedoman terbarunya, WHO juga tidak merekomendasikan penggunaan rutin suplemen seperti vitamin B, vitamin E, multivitamin, maupun asam lemak omega-3 untuk mencegah demensia pada orang yang tidak mengalami kekurangan zat gizi, karena bukti ilmiahnya belum memadai.

WHO menegaskan bahwa meski tidak semua kasus demensia dapat dicegah, upaya mengurangi faktor risiko sejak usia muda hingga lanjut usia berpotensi menunda timbulnya penyakit. Deteksi dini dan penerapan gaya hidup sehat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kualitas hidup di masa tua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....