Awali Hari dengan Media Sosial? Ketahui Dampaknya bagi Kondisi Kesehatan Mental

  • 17 Jul 2026 06:31 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Banyak orang memiliki kebiasaan langsung membuka media sosial beberapa menit setelah bangun tidur. Mulai dari melihat notifikasi, membaca berita, hingga menggulir berbagai unggahan di media sosial. Padahal, kebiasaan ini dapat memengaruhi suasana hati dan kondisi emosional sepanjang hari.

Saat baru bangun, otak masih berada dalam proses transisi dari kondisi istirahat menuju kondisi siap beraktivitas. Ketika langsung menerima banjir informasi dari media sosial, otak harus memproses berbagai rangsangan emosional, baik yang bersifat positif maupun negatif. Hal tersebut berpotensi meningkatkan stres, kecemasan, dan membuat seseorang lebih mudah mengalami perubahan suasana hati.

Temuan tersebut didukung oleh tinjauan sistematis yang diterbitkan dalam International Journal of Adolescence and Youth oleh Keles, McCrae, dan Grealish (2020). Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan berkaitan dengan meningkatnya risiko kecemasan, depresi, serta gangguan psikologis. Meski penelitian berfokus pada remaja, para peneliti menegaskan bahwa pola penggunaan media sosial yang tidak sehat dapat memengaruhi kesejahteraan mental secara umum.

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Affective Disorders pada tahun 2024 juga menemukan bahwa penggunaan media sosial yang bermasalah memiliki hubungan yang konsisten dengan meningkatnya gejala depresi, kecemasan, dan menurunnya kesejahteraan psikologis. Semakin sering seseorang menggunakan media sosial secara impulsif, semakin besar pula risiko munculnya emosi negatif yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Para psikolog menjelaskan bahwa media sosial sering kali memicu perbandingan sosial tanpa disadari. Ketika seseorang langsung melihat pencapaian, gaya hidup, atau kabar negatif sejak pagi hari, otak dapat merespons dengan munculnya rasa cemas, iri, atau tekanan emosional. Kondisi tersebut membuat suasana hati menjadi kurang stabil bahkan sebelum memulai aktivitas.

Untuk menjaga kesehatan mental, para ahli menyarankan agar 15 hingga 30 menit pertama setelah bangun tidur dimanfaatkan untuk aktivitas yang lebih menenangkan. Misalnya dengan minum air putih, melakukan peregangan ringan, menghirup udara segar, atau menikmati sinar matahari pagi sebelum mulai menggunakan ponsel. Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu otak memulai hari dengan lebih tenang dan meningkatkan fokus.

Membatasi kebiasaan langsung menggulir media sosial setelah bangun tidur bukan berarti harus menjauhi teknologi. Sebaliknya, memberi jeda sebelum terhubung dengan dunia digital dapat membantu menjaga suasana hati, meningkatkan konsentrasi, serta mendukung kesehatan mental dalam jangka panjang. Memulai hari dengan lebih sadar menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kualitas hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....