Benarkah Otak Justru Berkembang saat Dihadapkan pada Tantangan?

  • 12 Jul 2026 12:05 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Banyak orang menganggap otak berkembang paling optimal ketika melakukan aktivitas yang mudah dan menyenangkan. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa otak justru mampu belajar dan beradaptasi lebih baik saat menghadapi tantangan yang membutuhkan usaha lebih besar.

Dalam psikologi pembelajaran dikenal istilah desirable difficulty, yaitu kondisi ketika proses belajar terasa lebih sulit, tetapi menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam dan daya ingat yang lebih kuat. Kesulitan yang muncul saat belajar tidak selalu menjadi pertanda seseorang mengalami kegagalan.

Konsep tersebut didukung oleh sejumlah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Medical Education (2023), Brain Plasticity (2024), dan Quarterly Journal of Experimental Psychology (2025). Ketiga jurnal tersebut menjelaskan bahwa strategi belajar yang memberi tantangan secara bertahap dapat meningkatkan kemampuan otak dalam menyimpan dan mengingat informasi.

Salah satu penyebabnya adalah kemampuan alami otak yang disebut neuroplastisitas. Neuroplastisitas merupakan kemampuan otak membentuk serta memperkuat koneksi antarsel saraf sebagai respons terhadap pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan baru yang dipelajari.

Dalam kehidupan sehari-hari, proses ini dapat dirangsang melalui berbagai aktivitas, seperti mempelajari bahasa asing, mencoba memainkan alat musik, mengingat materi tanpa melihat catatan, atau mempelajari keterampilan yang belum pernah dikuasai. Meski terasa lebih menantang, aktivitas tersebut membantu otak bekerja lebih aktif dibandingkan hanya mengulang materi dengan cara yang sama.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa tantangan yang diberikan sebaiknya tetap sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. Jika tingkat kesulitannya terlalu tinggi hingga memicu stres berkepanjangan, proses belajar justru dapat terganggu dan berdampak kurang baik bagi kesehatan mental.

Oleh karena itu, rasa tidak nyaman ketika mempelajari sesuatu yang baru tidak selalu berarti seseorang tidak berbakat atau tidak mampu. Dalam banyak kasus, kondisi tersebut justru menjadi tanda bahwa otak sedang beradaptasi, membangun koneksi saraf baru, dan memperkuat kemampuan untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....