BNN Soroti Bahaya Stigma terhadap Mantan Pengguna Narkoba
- 15 Jun 2026 04:41 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor menyoroti masih kuatnya stigma negatif yang diterima mantan pengguna narkoba di tengah masyarakat. Padahal, stigma dan diskriminasi dapat menjadi hambatan serius dalam proses pemulihan serta upaya mereka untuk kembali menjalani kehidupan yang produktif.
Dalam dialog bersama Pro 2 RRI Bogor pada Kamis 11 Juni 2026, Perawat Terampil BNN Kabupaten Bogor, Khairunnisa Fajrin, menjelaskan bahwa pemulihan penyalahgunaan narkoba tidak hanya membutuhkan rehabilitasi medis dan sosial, tetapi juga dukungan dari keluarga serta lingkungan sekitar. Tanpa dukungan tersebut, mantan pengguna berisiko mengalami tekanan psikologis yang dapat memicu kekambuhan.
Menurut Khairunnisa, keluarga memiliki peran penting sebagai tempat pertama yang menerima dan mendukung mantan pengguna setelah menjalani rehabilitasi. Hal ini menjadi sangat penting karena tidak semua masyarakat mampu memberikan penerimaan yang sama kepada mereka yang sedang berjuang untuk pulih dari ketergantungan narkoba.
“Keluarga menjadi benteng pertama bagi klien dalam menghadapi stigma yang beredar di masyarakat karena stigma terhadap penyalahguna narkoba di masyarakat masih cenderung negatif.” ujar Khairunnisa.
Ia menjelaskan, stigma sering muncul dalam bentuk penilaian buruk, pengucilan, hingga anggapan bahwa mantan pengguna tidak akan bisa berubah. Kondisi tersebut membuat sebagian mantan pengguna merasa minder, kehilangan kepercayaan diri, bahkan enggan kembali berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.
Khairunnisa menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan penuh empati dari keluarga. Dukungan sederhana seperti mendengarkan tanpa menghakimi, memberikan motivasi, serta tidak terus-menerus mengungkit kesalahan masa lalu dapat membantu mantan pengguna membangun kembali rasa percaya dirinya.
“Klien membutuhkan dukungan emosional dari keluarga agar mereka merasa diterima dan memiliki tujuan hidup yang baru.” katanya.
Selain peran keluarga, BNN Kabupaten Bogor juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi stigma terhadap mantan pengguna narkoba. Menurut Khairunnisa, masyarakat perlu memahami bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang membutuhkan penanganan dan pemulihan, bukan sekadar hukuman atau penolakan sosial.
“Kami sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif terhadap penyalahguna. Kami juga ingin memberikan kesempatan kepada mereka untuk memiliki tujuan hidup yang baru dan semangat hidup yang baru.” Ujarnya.
BNN berharap masyarakat dapat memberikan kesempatan kedua bagi mantan pengguna narkoba yang sedang berupaya memperbaiki hidupnya. Dengan dukungan keluarga, lingkungan yang positif, dan berkurangnya stigma sosial, proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal sehingga mereka memiliki peluang lebih besar untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....