Asap Masakan di Dapur Minim Ventilasi Ancam Paru-Paru
- 03 Jun 2026 13:39 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Asap yang dihasilkan saat proses memasak, terutama menggoreng dengan suhu tinggi, menjadi salah satu sumber polusi udara dalam ruangan yang perlu mendapat perhatian. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap asap minyak goreng di dapur dengan ventilasi yang kurang baik berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan pernapasan, termasuk risiko kanker paru.
Temuan tersebut salah satunya dilaporkan dalam studi yang diterbitkan di Journal of Cancer Research and Clinical Oncology pada tahun 2018. Penelitian yang dilakukan Jia dan rekan-rekannya menganalisis 23 studi epidemiologi dan menemukan adanya hubungan antara paparan asap minyak goreng dengan peningkatan risiko kanker paru, terutama pada perempuan yang tidak merokok.
Menurut para peneliti, minyak yang dipanaskan hingga suhu tinggi dapat menghasilkan berbagai senyawa yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan, seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH), aldehida, senyawa organik volatil (volatile organic compounds/VOCs), serta partikel halus yang dapat terhirup ke dalam saluran pernapasan. Paparan berulang dalam jangka panjang terhadap zat-zat tersebut diketahui dapat menyebabkan iritasi, peradangan, dan stres oksidatif pada jaringan paru.
Sejumlah penelitian lain yang dipublikasikan dalam jurnal kesehatan lingkungan juga menunjukkan bahwa kualitas ventilasi dapur berperan penting dalam menentukan tingkat paparan polutan selama proses memasak. Penggunaan ventilasi yang memadai dapat membantu mengurangi konsentrasi partikel dan senyawa berbahaya di udara dalam ruangan.
Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa kanker paru merupakan penyakit yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Selain paparan asap memasak, risiko kanker paru juga dapat dipengaruhi oleh kebiasaan merokok, paparan asap rokok orang lain, polusi udara, faktor genetik, paparan zat kimia tertentu, serta kondisi lingkungan dan pekerjaan.
Karena itu, hasil penelitian mengenai asap minyak goreng tidak dapat diartikan bahwa memasak atau menggoreng secara langsung menyebabkan kanker paru. Namun, bukti ilmiah yang ada menunjukkan bahwa mengurangi paparan asap memasak merupakan salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan pernapasan dalam jangka panjang.
Meminimalkan paparan dapat dilakukan dengan beberapa cara tertentu seperti memastikan dapur memiliki sirkulasi udara yang baik, membuka jendela saat memasak, menggunakan cooker hood atau exhaust fan, serta menghindari memanaskan minyak hingga mengeluarkan asap pekat. Selain itu, metode memasak seperti merebus, mengukus, atau memanggang dapat menjadi alternatif untuk mengurangi pembentukan asap dan polutan di dalam ruangan.
Dengan menerapkan ventilasi yang baik dan praktik memasak yang lebih sehat, kualitas udara di dalam rumah dapat terjaga sehingga risiko paparan polutan dari aktivitas memasak dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....