Olahraga Konsisten Bisa Bantu Otak Redakan Memori Traumatis
- 29 Mei 2026 23:09 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Olahraga ternyata tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tetapi juga berperan penting dalam membantu otak mengurangi dampak memori traumatis. Penelitian dari Kyushu University dan University of Toronto menemukan bahwa aktivitas fisik mampu membantu proses “melupakan” memori yang berkaitan dengan trauma dan kecanduan.
Dalam penelitian tersebut, tikus percobaan yang mengalami gejala mirip Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) akibat kejutan listrik menunjukkan respons ketakutan yang jauh berkurang setelah diberikan akses untuk rutin berolahraga. Para peneliti menemukan bahwa olahraga mendorong pertumbuhan neuron baru di hippocampus, bagian otak yang berfungsi menyimpan dan mengatur memori.
Temuan itu menjadi penting karena olahraga tidak bekerja dengan menghapus memori lama, melainkan membantu otak membangun jalur saraf baru yang lebih sehat. Proses tersebut membuat hubungan memori berbasis ketakutan menjadi semakin lemah seiring waktu.
Pada manusia, olahraga terutama jenis kardio diketahui mampu meningkatkan produksi Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF). Protein ini berfungsi seperti “pupuk” bagi otak karena membantu memperkuat koneksi saraf baru dan mendukung kemampuan otak untuk beradaptasi terhadap pengalaman emosional.
Selain dari sisi biologis, aktivitas fisik juga membantu seseorang lebih fokus pada kondisi saat ini. Gerakan tubuh saat berolahraga dinilai mampu mengalihkan perhatian dari rasa terjebak pada pengalaman buruk di masa lalu menuju kesadaran terhadap keadaan yang sedang dijalani saat ini.
Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa olahraga bukan pengganti terapi psikologis atau penanganan medis profesional. Namun, olahraga dapat menjadi salah satu langkah nyata yang membantu mengurangi beban emosional akibat trauma apabila dilakukan secara rutin dan konsisten.
Karena itu, menjaga kebiasaan aktif bergerak bukan hanya penting untuk kebugaran tubuh, tetapi juga berpotensi membantu kesehatan mental dan pemulihan emosional seseorang dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....