Sering Dilakukan, Kebiasaan Ini Bisa Memicu Kecemasan Berlebihan
- 29 Mei 2026 12:58 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Tanpa disadari, beberapa kebiasaan sehari-hari ternyata bisa menjadi pemicu munculnya rasa cemas berlebihan. Hal-hal kecil yang sering dianggap sepele justru dapat membuat pikiran terasa penuh, sulit tenang, hingga memicu stres berkepanjangan apabila dilakukan terus-menerus.
Berbagai penelitian psikologi dan kesehatan mental, salah satunya yang dipublikasikan oleh American Psychological Association, kecemasan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor besar dalam hidup tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang perlahan menguras energi mental. Karena itu, penting untuk mulai mengenali kebiasaan tersebut agar kesehatan mental tetap terjaga.
Berikut beberapa kebiasaan yang dapat memicu rasa cemas berlebihan:
Menunda pekerjaan atau tugas
Kebiasaan menunda pekerjaan membuat pikiran terus terbebani. Tugas yang belum selesai dapat menumpuk dan memunculkan tekanan, rasa bersalah, hingga kepanikan saat tenggat waktu semakin dekat.
Rumah atau kamar yang berantakan
Lingkungan yang tidak rapi ternyata dapat memengaruhi kondisi psikologis seseorang. Ruangan yang berantakan membuat otak bekerja lebih keras untuk memproses banyak visual, sehingga memicu rasa tidak nyaman dan meningkatkan stres.
Sering melewatkan makan
Tubuh yang kekurangan asupan makanan dapat memengaruhi kadar gula darah dan hormon tubuh. Kondisi ini bisa membuat suasana hati mudah berubah, tubuh lemas, sulit fokus, hingga memicu rasa gelisah berlebihan.
Kurang tidur atau begadang
Kurang tidur dapat membuat otak sulit mengelola emosi dengan baik. Akibatnya seseorang menjadi lebih sensitif, mudah panik, dan lebih rentan mengalami kecemasan.
Terlalu memikirkan pendapat orang lain
Kebiasaan overthinking terhadap komentar atau penilaian orang lain dapat membuat seseorang terus merasa tidak cukup baik. Jika dibiarkan, hal ini bisa menurunkan rasa percaya diri dan meningkatkan tekanan mental.
Terlalu sering bermain media sosial
Paparan informasi yang berlebihan di media sosial dapat membuat seseorang terus membandingkan hidupnya dengan orang lain. Kondisi ini dapat memicu rasa cemas, takut tertinggal, hingga tekanan emosional.
Jarang bergerak atau berolahraga
Kurangnya aktivitas fisik membuat tubuh lebih mudah tegang dan stres. Padahal olahraga membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang berperan menjaga suasana hati tetap stabil.
Memendam emosi sendiri
Tidak pernah bercerita atau mengekspresikan perasaan dapat membuat beban pikiran semakin berat. Emosi yang dipendam terlalu lama berpotensi memicu kecemasan hingga stres berkepanjangan.
Karena itu, penting untuk mulai memperbaiki kebiasaan-kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari. Menata lingkungan, menjaga pola makan, tidur cukup, membatasi media sosial, hingga belajar menerima diri sendiri dapat membantu pikiran menjadi lebih tenang. Dengan mengenali pemicu kecemasan sejak dini, seseorang dapat menjaga kesehatan mental dengan lebih baik dan menjalani hidup yang lebih sehat, seimbang, serta nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....