Pemilihan Bantal Tepat Pengaruhi Kualitas Tidur Harian
- 21 Mei 2026 13:35 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Banyak orang menganggap kualitas tidur hanya dipengaruhi oleh kasur, suhu ruangan, atau tingkat stres sehari-hari. Padahal, bantal memiliki peran besar dalam menentukan kenyamanan tidur sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Dilansir dari website www.nationalgeographic.com bahwa para ahli tidur menjelaskan bahwa bantal bukan sekadar pelengkap tempat tidur, melainkan penopang penting bagi leher, kepala, dan tulang belakang. Posisi tidur yang tepat dapat membantu tubuh lebih rileks sehingga seseorang lebih cepat tertidur dan tidur lebih nyenyak.
Bantal yang terlalu tinggi atau terlalu keras dapat membuat leher menekuk ke depan secara berlebihan. Sebaliknya, bantal yang terlalu rendah atau terlalu lembut dapat menyebabkan leher jatuh ke belakang maupun ke samping sehingga memicu nyeri dan gangguan tidur.
Kondisi posisi tidur yang salah dapat menimbulkan ketegangan otot, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan saat tidur. Akibatnya, seseorang lebih mudah terbangun di malam hari dan merasa lelah ketika bangun pada pagi hari.
Penelitian juga menunjukkan bahwa bantal yang sesuai mampu membantu tubuh memasuki fase tidur dalam dengan lebih optimal. Fase tidur ini sangat penting untuk pemulihan fisik, penguatan daya ingat, serta menjaga kestabilan emosi dan konsentrasi.
Selain memengaruhi kualitas tidur, bantal turut berpengaruh terhadap gangguan pernapasan seperti mendengkur dan sleep apnea ringan. Posisi kepala dan leher yang sejajar dapat membantu menjaga saluran napas tetap terbuka sehingga aliran oksigen menjadi lebih lancar.
Para pakar menyarankan pemilihan bantal harus disesuaikan dengan posisi tidur masing-masing orang. Tidur menyamping biasanya memerlukan bantal yang lebih tebal, sedangkan tidur telentang cocok menggunakan bantal dengan ketebalan sedang.
Bagi orang yang terbiasa tidur tengkurap, penggunaan bantal tipis atau bahkan tanpa bantal dianggap lebih nyaman. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan berlebih pada leher dan menjaga posisi tulang belakang tetap netral.
Jenis bahan bantal juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas tidur. Bantal berbahan memory foam dan lateks dinilai mampu memberikan dukungan lebih stabil dibandingkan bantal berbahan bulu atau poliester biasa.
Selain nyaman, bahan tersebut juga membantu mempertahankan bentuk alami leher selama tidur berlangsung. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa bantal dengan penyangga yang baik dapat mengurangi kekakuan otot dan nyeri punggung saat bangun tidur.
Kebersihan bantal tidak kalah penting untuk diperhatikan karena debu, tungau, dan jamur dapat menumpuk seiring waktu. Kondisi ini dapat memicu alergi, gangguan kulit, hingga masalah pernapasan yang akhirnya mengganggu kualitas istirahat.
Para ahli menyarankan sarung bantal dicuci setiap minggu dan bantal dibersihkan secara berkala. Selain itu, bantal sebaiknya diganti setiap satu hingga dua tahun agar tetap mampu menopang kepala dan leher dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....