Kebersihan Lingkungan Jadi Kunci Cegah Penyebaran Hantavirus di Permukiman

  • 12 Mei 2026 14:34 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kebersihan lingkungan dinilai menjadi faktor utama dalam mencegah penyebaran hantavirus di masyarakat. Lingkungan yang tidak terjaga dapat meningkatkan keberadaan tikus sebagai sumber penularan.

Dalam Dialog Bogor Pagi Ini edisi Selasa, 12 Mei 2026, dokter dari Rumah Sakit Bakti Pajajaran, dr. Ersananda Arlisa Putri, menegaskan pentingnya pengendalian tikus sebagai langkah pencegahan utama. Hal ini dapat menekan risiko penularan di lingkungan permukiman.

“Lingkungan rumah yang kotor dan tidak terawat ini dapat menjadi sarang tikus pastinya. Kondisi seperti gudang lama atau tumpukan barang juga meningkatkan risiko paparan virus,” jelasnya.

Kelompok yang paling berisiko terpapar antara lain pekerja gudang, pekerja konstruksi, pengendali hama, serta orang yang sering berkemah. Aktivitas tersebut meningkatkan kemungkinan kontak dengan tikus pembawa virus.

“Kalau tikus tidak ada, maka risiko penularan juga sangat kecil. Jadi kuncinya ada di kebersihan lingkungan. Dalam hal ini pencegahan paling efektik adalah selalu menjaga kebersihan dimanapun,” ucapnya.

dr. Ersananda mengatakan bahwa kebiasaan tidak mencuci tangan setelah beraktivitas juga meningkatkan risiko infeksi. Selain itu, membersihkan area berdebu tanpa masker dapat memperbesar potensi paparan.

Di Indonesia, kasus hantavirus telah ditemukan di beberapa provinsi meski jumlahnya masih terbatas. Namun hingga kini wilayah Bogor belum melaporkan adanya kasus terkonfirmasi.

“Intinya jaga kebersihan dan hindari kontak dengan tikus agar risiko penularan bisa ditekan. Pencegahan lebih penting dibandingkan pengobatan,” katanya.

Ia mengharapkan masyarakat lebih waspada terutama saat membersihkan gudang atau rumah lama. Jangan anggap sepele gejala mirip flu setelah kontak dengan tikus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....