Di Balik Aroma Harum Pakaian, Ada Risiko Zat Kimia yang Mengintai Kesehatan
- 11 Mei 2026 09:17 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Penggunaan pelembut pakaian ternyata tidak hanya meninggalkan aroma harum pada pakaian, tetapi juga dapat melepaskan zat kimia ke udara di dalam rumah. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa pelembut pakaian mengandung Volatile Organic Compounds (VOC) atau senyawa organik mudah menguap yang bisa terhirup saat pakaian digunakan maupun ketika proses mencuci dan mengeringkan berlangsung.
Environmental Protection Agency (EPA) menjelaskan bahwa VOC merupakan senyawa kimia yang mudah menguap menjadi gas dan banyak ditemukan pada produk rumah tangga sehari-hari. Konsentrasi VOC di dalam ruangan bahkan dapat lebih tinggi dibandingkan udara luar, terutama ketika produk berbahan kimia digunakan secara rutin di area tertutup dengan ventilasi buruk.
Dalam sejumlah produk pewangi dan pelembut pakaian, VOC biasanya berasal dari campuran parfum sintetis, pelarut, hingga bahan pengawet. Senyawa tersebut dapat menyebar ke udara dan terhirup tanpa disadari. Paparan jangka pendek diketahui dapat memicu iritasi pada hidung, tenggorokan, mata, hingga menyebabkan sakit kepala dan sesak napas pada sebagian orang yang sensitif terhadap bahan kimia.
Journal of Toxicological Sciences juga pernah mengulas bahwa produk pewangi ruangan dan produk beraroma lainnya berpotensi melepaskan VOC yang berkaitan dengan gangguan sistem pernapasan. Beberapa senyawa kimia dari produk beraroma dapat menyebabkan iritasi saluran napas dan mempengaruhi fungsi paru-paru apabila terpapar terus-menerus dalam jangka panjang.
EPA menambahkan bahwa penggunaan produk rumah tangga berbahan kimia di ruang tertutup dapat meningkatkan kadar polutan udara dalam rumah hingga beberapa kali lipat dibandingkan kondisi normal. Karena itu, kualitas ventilasi rumah menjadi faktor penting untuk mengurangi paparan VOC dari berbagai produk, termasuk pelembut pakaian dan pewangi tekstil.
Para ahli menyarankan masyarakat untuk lebih bijak memilih produk laundry dengan kandungan pewangi yang lebih rendah atau berlabel bebas VOC. Selain itu, pakaian sebaiknya dijemur di area terbuka dan rumah memiliki sirkulasi udara yang baik agar zat kimia tidak terperangkap di dalam ruangan. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu menekan risiko gangguan kesehatan akibat paparan bahan kimia dari produk rumah tangga.
Meski demikian, penggunaan pelembut pakaian masih diperbolehkan selama digunakan sesuai petunjuk dan tidak berlebihan. Individu dengan asma, alergi, atau gangguan pernapasan dianjurkan lebih berhati-hati terhadap produk dengan aroma menyengat karena kelompok tersebut cenderung lebih sensitif terhadap paparan VOC di udara rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....