Kolagen Bantu Menjaga Kulit dan Kesehatan Sendi
- 07 Mei 2026 08:27 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Kolagen kini tengah menjadi primadona di dunia kesehatan dan kecantikan dengan nilai pasar mencapai miliaran dolar. Protein ini memang sangat krusial bagi tubuh karena berperan sebagai fondasi utama bagi kulit, tulang, sendi, hingga pembuluh darah.
Meskipun popularitasnya meroket, banyak pakar medis yang masih meragukan efektivitas suplemen ini secara langsung. Para ilmuwan hingga kini masih terus berupaya membuktikan apakah asupan kolagen tambahan benar-benar memberikan dampak signifikan bagi kesehatan.
Dilansir dari website www.nationalgeographic.com bahwa secara biologis, kolagen adalah protein paling melimpah pada mamalia yang menyumbang sekitar 30 persen dari total protein tubuh. Strukturnya yang menyerupai heliks ganda memberikan kekuatan dan elastisitas yang luar biasa pada jaringan ikat manusia.
Sayangnya, produksi kolagen alami dalam tubuh manusia akan mengalami penurunan drastis seiring bertambahnya usia. Setelah melewati usia 40 tahun, manusia rata-rata kehilangan satu persen kolagen setiap tahunnya hingga memicu penuaan dini.
Suplemen yang beredar di pasaran biasanya hadir dalam bentuk kolagen terhidrolisis agar lebih mudah diserap oleh sistem pencernaan. Produk-produk ini diklaim mampu mengembalikan elastisitas kulit dan mengurangi kerutan yang muncul akibat faktor penuaan.
Beberapa penelitian memang menunjukkan adanya perbaikan pada hidrasi kulit subjek yang rutin mengonsumsi suplemen tersebut. Namun, hasil tersebut sering kali masih diperdebatkan karena suplemen tersebut biasanya mengandung bahan tambahan lainnya.
Di sisi lain, manfaat kolagen bagi kesehatan sendi menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan bagi para atlet dan lansia. Konsumsi kolagen secara rutin dilaporkan dapat meredakan peradangan serta mengurangi rasa nyeri setelah melakukan aktivitas fisik.
Pakar menyarankan agar konsumsi suplemen ini dibarengi dengan asupan Vitamin C guna mengotpimalkan proses penyerapan. Waktu konsumsi yang ideal adalah sekitar satu jam sebelum berolahraga agar asam amino dapat tersalurkan ke jaringan ikat.
Bagi mereka yang enggan mengonsumsi produk kemasan, kolagen sebenarnya bisa didapatkan secara alami melalui sumber makanan harian. Kaldu tulang, daging putih, ikan, dan telur merupakan sumber protein alami yang kaya akan kandungan kolagen berkualitas.
Selain faktor asupan, menjaga gaya hidup sehat tetap menjadi kunci utama dalam mempertahankan kekuatan protein dalam tubuh. Menghindari paparan sinar matahari berlebih dan mengurangi konsumsi gula adalah cara efektif untuk mencegah kerusakan kolagen secara permanen.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....