Konsumsi Garam Berlebih Berpotensi Picu Penurunan Daya Ingat

  • 29 Apr 2026 13:46 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Pola makan tinggi garam atau natrium disebut berpotensi berdampak pada fungsi otak, khususnya daya ingat. Temuan ini terungkap dalam penelitian terbaru yang menunjukkan adanya kaitan antara asupan natrium berlebih dengan penurunan memori seiring waktu.

Mengacu pada laporan terbaru yang dimuat di EatingWell, studi yang dipublikasikan dalam jurnal Neurobiology of Aging mengamati lebih dari 1.200 partisipan lansia selama enam tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa individu dengan konsumsi natrium lebih tinggi mengalami penurunan kemampuan mengingat, terutama dalam hal memori episodik atau ingatan terhadap peristiwa sehari-hari.

Penurunan ini paling terlihat pada kelompok pria, sementara pada perempuan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara asupan natrium dan fungsi memori. Menariknya, hubungan antara konsumsi natrium tinggi dan penurunan daya ingat tetap terlihat meski faktor tekanan darah telah diperhitungkan.

Hal ini mengindikasikan bahwa dampak natrium terhadap otak tidak hanya melalui tekanan darah, tetapi juga kemungkinan melibatkan mekanisme lain seperti peradangan atau gangguan pada sistem perlindungan otak.

Para peneliti menjelaskan bahwa memori episodik merupakan bagian penting dari fungsi kognitif, yang digunakan untuk mengingat pengalaman pribadi, seperti lokasi menyimpan barang atau kejadian yang dialami sehari-hari. Gangguan pada memori ini dapat menjadi tanda awal penurunan fungsi otak.

Meski demikian, penelitian ini masih bersifat observasional dan menggunakan data konsumsi natrium yang dilaporkan sendiri oleh peserta, sehingga diperlukan studi lanjutan untuk memastikan hubungan sebab-akibat secara lebih mendalam.

Para ahli menyarankan masyarakat untuk lebih memperhatikan asupan natrium harian, terutama dengan mengurangi konsumsi makanan olahan dan makanan siap saji yang menjadi sumber utama garam. Dengan pengaturan pola makan yang lebih sehat, risiko penurunan fungsi kognitif diharapkan dapat ditekan sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....