Kondisi Rambut Bermasalah, Bisa Jadi Alarm Kekurangan Gizi

  • 26 Apr 2026 17:16 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Pernah merasa rambut tiba-tiba jadi lebih kering, mudah rontok, atau sulit diatur tanpa penyebab yang jelas? Ternyata, perubahan kondisi rambut tidak selalu dipicu faktor luar seperti cuaca atau produk perawatan. Dalam banyak kasus, rambut justru menjadi “alarm awal” ketika tubuh kekurangan nutrisi penting.

Rambut bukan organ vital bagi tubuh. Artinya, saat asupan nutrisi tidak mencukupi, tubuh akan memprioritaskan organ-organ penting terlebih dahulu. Akibatnya, kesehatan rambut sering kali menjadi hal pertama yang “dikorbankan”.

Berikut lima tanda umum rambut bermasalah yang bisa berkaitan dengan kekurangan nutrisi, lengkap dengan cara mengatasinya:

  1. Rambut Kaku dan Rapuh, Bisa Jadi Kurang Magnesium
    Magnesium berperan dalam mengatur keseimbangan kalsium di tubuh, termasuk di folikel rambut. Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan penumpukan kalsium pada jaringan lunak, sehingga batang rambut menjadi kaku dan mudah patah.
    Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi makanan seperti almond dan bayam, atau mencoba terapi relaksasi dengan rendaman garam epsom.
  2. Rontok Berlebihan dan Menipis, Tanda Kekurangan Zat Besi
    Zat besi, khususnya ferritin, berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke folikel rambut. Ketika kadarnya rendah, tubuh akan mengalihkan suplai oksigen ke organ vital, sehingga pertumbuhan rambut terhambat dan menyebabkan kerontokan.
    Solusinya, konsumsi sumber zat besi seperti daging merah, serta kombinasikan dengan vitamin C agar penyerapannya lebih optimal.
  3. Rambut Lemah dan Berketombe, Bisa Karena Kurang Zinc
    Zinc memiliki peran penting dalam pembentukan protein dan pembelahan sel—dua hal yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan rambut. Kekurangan zinc juga bisa memengaruhi produksi minyak alami kulit kepala, sehingga memicu ketombe.
    Sumber terbaik zinc antara lain tiram, serta alternatif nabati seperti biji labu.
  4. Rambut Kering, Kusam, dan Sulit Diatur, Tanda Kurang Protein
    Lebih dari 90 persen struktur rambut terdiri dari protein, khususnya keratin. Jika asupan protein kurang, rambut akan kehilangan kekuatannya, menjadi berpori, dan mudah rusak.
    Anda bisa meningkatkan konsumsi protein dari telur, quinoa, yogurt Yunani, atau tambahan kolagen berkualitas.
  5. Rambut Tidak Tumbuh Optimal, Bisa Kekurangan Vitamin D
    Vitamin D memiliki reseptor di folikel rambut dan berperan dalam siklus pertumbuhan rambut. Kekurangan vitamin ini sering dikaitkan dengan kondisi seperti alopecia atau rambut yang sulit tumbuh.
    Untuk mencukupi kebutuhan vitamin D, luangkan waktu sekitar 15 menit berjemur di bawah sinar matahari, serta konsumsi ikan berlemak atau jamur yang terpapar sinar UV.

Perubahan tekstur dan kekuatan rambut sering kali dianggap sepele. Padahal, kondisi ini bisa menjadi sinyal awal adanya ketidakseimbangan nutrisi dalam tubuh. Memperhatikan pola makan yang seimbang adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan rambut sekaligus tubuh secara keseluruhan.

Sebagai catatan, informasi ini bersifat edukatif dan bukan pengganti saran medis. Jika mengalami masalah rambut yang berkelanjutan atau semakin parah, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis profesional untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....