Overthinking Nggak Hilang? Coba Jalan Kaki 45 Menit, Ini Efeknya ke Otak
- 20 Apr 2026 14:43 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor – Kebiasaan overthinking atau berpikir berlebihan sering dialami banyak orang di tengah tekanan aktivitas harian. Tanpa disadari, kondisi ini dapat memicu stres hingga gangguan kesehatan mental jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu cara sederhana yang kini banyak direkomendasikan adalah berjalan kaki selama 45 menit.
Seorang naturopathic doctor asal Amerika Serikat, Dr. Michael T. Murray, membagikan manfaat jalan kaki. Ia menjelaskan bahwa tubuh mengalami berbagai perubahan positif hanya dalam hitungan menit sejak mulai berjalan. Mulai dari peningkatan aliran darah hingga perbaikan suasana hati.
Dalam satu menit pertama, aliran darah dalam tubuh mulai meningkat sehingga membantu suplai oksigen ke otak. Setelah lima menit, suasana hati perlahan membaik berkat respons tubuh terhadap aktivitas fisik ringan. Kemudian pada menit ke-10, kadar hormon stres atau kortisol mulai menurun.
Manfaat tersebut terus berkembang seiring durasi berjalan kaki. Dalam 15 menit, tubuh mulai membantu menurunkan kadar gula darah, sementara setelah 30 menit, proses pembakaran lemak mulai berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas sederhana ini juga berdampak pada kesehatan metabolisme tubuh.
Menariknya, pada menit ke-45, jalan kaki dapat membantu meredakan overthinking. Aktivitas ini memberi efek relaksasi pada pikiran sekaligus membantu otak keluar dari pola pikir berulang yang memicu kecemasan. Bahkan, jika dilanjutkan hingga 60 menit, produksi hormon dopamin meningkat yang berperan dalam menciptakan rasa bahagia.
Dr. Murray menegaskan bahwa jalan kaki merupakan cara mudah, murah, dan efektif untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Selain meningkatkan energi, aktivitas ini juga mendukung kesehatan jantung dan berkontribusi pada umur panjang. Dengan rutin dilakukan, jalan kaki bisa menjadi solusi sederhana untuk menjaga kesehatan fisik sekaligus mental.
Selain itu, sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki di ruang terbuka dapat meningkatkan fungsi kognitif dan konsentrasi. Paparan udara segar serta pemandangan sekitar turut membantu menenangkan sistem saraf, sehingga pikiran menjadi lebih jernih. Karena itu, membiasakan jalan kaki secara rutin tidak hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan emosional dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....