Memakai Pakaian Warna Ungu Hari Ini Ternyata Ada Maknanya

  • 26 Mar 2026 09:41 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor - Setiap tanggal 26 Maret diperingati sebagai Epilepsy Awareness Day atau Purple Day, sebuah kampanye global untuk meningkatkan pemahaman tentang epilepsi. Peringatan ini bertujuan menghapus stigma serta ketakutan masyarakat terhadap gangguan saraf tersebut.

Mengutip laman National Today, epilepsi merupakan gangguan pada otak yang menyebabkan kejang akibat aktivitas listrik abnormal. Secara global, lebih dari 50 juta orang hidup dengan kondisi ini, sehingga kesadaran publik menjadi hal penting untuk penanganan yang tepat.

Purple Day pertama kali digagas oleh Cassidy Megan, seorang anak asal Kanada, pada tahun 2008. Ia terinspirasi dari pengalamannya hidup dengan epilepsi dan ingin masyarakat lebih memahami kondisi tersebut.

Masih dari National Today, gerakan ini berkembang secara internasional pada 2009 setelah mendapat dukungan berbagai organisasi, termasuk Anita Kaufmann Foundation. Sejak saat itu, Purple Day menjadi momentum global untuk edukasi dan solidaritas terhadap penyandang epilepsi.

Warna ungu dipilih sebagai simbol karena identik dengan kampanye kesadaran epilepsi. Pada hari ini, masyarakat diajak mengenakan pakaian atau atribut berwarna ungu sebagai bentuk dukungan.

Selain itu, berbagai kegiatan seperti kampanye edukasi, penggalangan dana, hingga berbagi informasi di media sosial turut dilakukan. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman serta mengurangi stigma yang masih melekat pada penderita epilepsi.

Melalui Purple Day, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa epilepsi bukanlah penyakit menular dan dapat dikelola dengan penanganan yang tepat. Edukasi yang luas dinilai menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi para penyandang epilepsi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....