Jangan Anggap Sepele, Ini Bahaya Kemasan Makanan Sekali Pakai

  • 25 Mar 2026 16:12 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Kemasan makanan sekali pakai sering dianggap praktis dan memudahkan aktivitas sehari-hari. Namun dibalik kepraktisannya, terdapat potensi risiko kesehatan yang sering luput dari perhatian masyarakat.

Beberapa jenis kemasan yang umum digunakan perlu diwaspadai, di antaranya:

1. Kemasan kertas berlapis plastik, biasanya digunakan untuk burger, fried chicken, atau paper bowl. Lapisan plastik tipisnya dapat melepaskan mikroplastik saat terkena panas atau minyak.

2. Cup plastik minuman (PET atau polypropylene), banyak dipakai untuk kopi, teh, atau minuman dingin. Material ini bisa melepaskan partikel mikroplastik dalam jumlah kecil saat terkena suhu tinggi atau digunakan berulang.

3. Plastik tipis atau kantong kresek, sering digunakan untuk membungkus makanan panas seperti gorengan atau nasi. Jenis plastik ini tidak dirancang untuk panas dan dapat terurai menjadi mikroplastik.

4. Wadah styrofoam (polystyrene), umum digunakan untuk makanan take away. Saat bersentuhan dengan makanan panas, berminyak, atau asam, wadah ini dapat melepaskan zat kimia seperti styrene ke dalam makanan.

Saat terkena panas, minyak, atau makanan yang bersifat asam, berbagai kemasan tersebut berpotensi melepaskan zat kimia dan partikel mikroplastik ke dalam makanan. Tanpa disadari, partikel kecil ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan yang dikonsumsi. Jika terjadi secara terus-menerus, paparan mikroplastik berpotensi berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang, termasuk mengganggu sistem biologis tubuh.

Fenomena ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih kemasan makanan. Penggunaan wadah alternatif seperti kaca atau stainless steel dapat menjadi pilihan yang lebih aman.

Langkah kecil seperti mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai dan memilih wadah yang tepat diharapkan mampu memberikan dampak besar, baik bagi kesehatan pribadi maupun kelestarian lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....