Gula Darah Normal Belum Tentu Aman, Ini Penjelasan Dokter

  • 22 Mar 2026 21:07 WIB
  •  Bogor

RRI.CO.ID, Bogor – Banyak orang merasa tenang ketika hasil cek gula darah menunjukkan angka normal. Namun, kondisi ini ternyata belum tentu menandakan tubuh benar-benar bebas dari risiko Diabetes.

Dilansir dari Hindustan Times, dokter saraf Sudhir Kumar menjelaskan bahwa tes gula darah puasa bukan cara paling akurat untuk mendeteksi diabetes sejak dini. Tes ini hanya menunjukkan kondisi gula darah pada satu waktu saja, sehingga bisa saja terlihat normal meski sebenarnya ada masalah.

Menurutnya, mengatakan “gula darah normal” bisa menyesatkan. Sebab, kerusakan pada saraf atau pembuluh darah bisa saja sudah mulai terjadi tanpa disadari.

Ia mencontohkan seorang pasien yang mengalami rasa panas seperti terbakar di kaki selama beberapa bulan. Meski hasil gula darah puasanya normal, pemeriksaan lain menunjukkan kadar gula darahnya tinggi dan sudah berdampak pada saraf.

Dokter menyarankan untuk tidak hanya mengandalkan satu jenis tes. Pemeriksaan seperti HbA1c, yang menunjukkan rata-rata gula darah selama beberapa bulan, dinilai lebih akurat untuk melihat kondisi sebenarnya.

Selain itu, lonjakan gula darah setelah makan juga sering menjadi tanda awal diabetes, tetapi tidak terdeteksi lewat tes gula darah puasa.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan secara menyeluruh dan berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, risiko diabetes bisa diketahui lebih awal dan dapat segera ditangani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....